• Home
  • Kilas Global
  • BNPB Kerahkan 18 Heli Water Bombing untuk Atasi 179 Titik Panas Se-Indonesia
Jumat, 28 Juli 2017 17:12:00

BNPB Kerahkan 18 Heli Water Bombing untuk Atasi 179 Titik Panas Se-Indonesia

 
NUSANTARA, -- Hingga 25 Juli 2017, satelit Aqua, Terra, SNNP pada catalog modis LAPAN menemukan 179 titik panas (hotspot) se-Indonesia. Lima provinsi pun telah menetapkan status siaga darurat kebakaran lahan dan hutan (karhutla). Guna mendukung operasi karhula, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan 18 helikopter pemboman air (water bombing).
 
“Sebaran dari 18 helikopter tersebut adalah Riau 5 unit, Sumatera Selatan5 unit, Kalimantan Barat 4 unit, Jambi 2 unit, dan Aceh 2 unit. Dua helicopter pemboman air dioperasikan di Aceh menyusul penetapan siaga darurat di Kabupaten Aceh Barat,” tutur Kepala Pusat Data Informasi (Kapusdatin) dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.
 
Selain itu, Sutopo menyebut operasi hujan buatan juga digelar oleh BNPB dan BPPT di Riau dan Sumatera Selatan. Total 68,4 ton bahan semai natrium chloride disebarkan ke dalam awan-awan potensial dengan menggunakan pesawat Casa-212 untuk memicu hujan. “Sedangkan satgas darat dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Damkar, MPA, dunia usaha dan masyarakat terus melakukan pemadaman di darat,” sambungnya.
 
Sementara total luas hutan dan lahan di Riau yang terbakar selama 2017 sebesar 548,72 hektar. Sutopo menambahkan, kemarin Satgas terpadu berhasil memadamkan karhutla di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul seluas 4 hektar. Lalu karhutla seluas 10 hektar di Desa Buluh Manis, Kecamatan Bhatin Solapan, Kota Dumai juga dapat diatasi.
 
Dikatakan Sutopo, asap mengepul di lahan yang terbakar dari karhutla di Bukit Merbau, Kabupaten Meranti, Riau berkurang setelah dilakukan pemboman air sebanyak 32 kali. Sementara Rabu pagi, hingga siang asap dari karhutla di Aceh Barat menyebabkan menurunnya jarak pandang. Aktivitas masyarakat terganggu kebakaran lahan di Aceh Barat yang sebagian besar berada di lahan gambut.
 
“Diperkirakan 69 hektar lahan terbakar di Aceh Barat yang tersebar di lima kecamatan yaitu Kecamatan Woyla, Kecamatan Meureubo, Kecamatan Sama Tiga, Kecamatan Johan Pahlawan, dan Kecamatan Arongan Lambalek. Kebakaran lahan disebabkan masyarakat membersihkan lahan dengan cara membakar, sehingga api menyebar ke lahan lain,” paparnya, Rabu (26/7). (ok/et/*).
 
Share
Berita Terkait
  • 2 jam lalu

    Alibaba Group Partners with UEFA Men's Club Competitions from 2027/28 to 2032/33 and UEFA EURO 2028

    *Alibaba becomes the official and exclusive partner for AI, Cloud Computing Services, a
  • 2 jam lalu

    Two Babylonian Kings, an Egyptian Customs Official and a Corsican Hoard Lead TimeLine's 2 June Antiquities & Ancient Art Auction

    Day One is the flagship sale with a dedicated printed catalogue; 3-8 June sessions are
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified