- Home
- Kilas Global
- Bangun Infrastruktur, S&P Soroti neraca keuangan Utang BUMN Konstruksi Capai Rp156 T
Sabtu, 24 Maret 2018 09:04:00
Bangun Infrastruktur, S&P Soroti neraca keuangan Utang BUMN Konstruksi Capai Rp156 T
NASIONAL, - Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor's (S&P) menyoroti neraca keuangan badan usaha milik negara (BUMN) di bidang konstruksi Indonesia yang menanggung beban utang karena penugasan pemerintah untuk membangun infrastruktur.
Analis S&P Xavier Jean mencatat utang dari empat perusahaan konstruksi pelat merah meningkat 57 persen menjadi sekitar US$11,3 miliar atau sekitar Rp 156,2 triliun pada 2017 sejalan dengan tugas yang diberikan untuk mengerjakan proyek-proyek infrastruktur.
Jumlah utang diperkirakan makin meningkat sejalan dengan perkiraan total investasi di bidang infrastruktur sepanjang masa pemerintahan Jokowi-JK 2014-2019 mencapai US$ 450 miliar, yang mana tidak bisa didanai seluruhnya dari dana APBN.
Kendati demikian, kondisi neraca tersebut tak dihawatirkan oleh pemerintah. Menko Perekonomian Darmin Nasution menganggap tak masalah BUMN konstruksi menghadapi tekanan pada neraca mereka karena adanya penugasan oleh negara untuk mengerjakan proyek-proyek.
"Dalam prosesnya, ada saja BUMN yang kemudian mengalami kesulitan keuangan mismatch dan macam-macam. Kalaupun muncul seperti itu namanya problem of growth, atau problem yang muncul karena banyak pekerjaan," kata Darmin di Jakarta, Jumat (23/3/2018)
Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini menilai yang perlu dikhawatirkan yakni apabila ada beban pada neraca di saat perusahaan pelat merah tersebut tak mengerjakan apa-apa."Yang dikhawatirkan adalah ketika problem muncul kalau enggak ada kerjaan," jelas Darmin.
Lagi pula, Darmin menegaskan apabila pembangunan infrastruktur sangat penting demi mengejar ketertinggalan Indonesia dengan negara lain. Meski diakui dirinya, efek pembangunan tak bisa dirasakan dalam jangka pendek, namun hasilnya nanti akan sangat besar bagi Indonesia. (IND/*).
sumber: industry.co.id
Share
Berita Terkait
Boehringer Ingelheim and WHO Foundation launch global collaboration to close the gap in obesity and metabolic health
Descartes Expands AI Innovation with Agent that Helps Reduce Global Trade Data Research and Analysis Time by Up to 90%
Descartes Datamyne AI Agent draws on data spanning 230 markets with more than 500 milli
RIOCOCO Opens Sri Lanka's Largest Single Coco Coir Production Facility
KBTG Techtopia returns for its fourth year, exploring human value in the agentic AI era under the theme, "Human of Tomorrow"
BANGKOK, THAILAND - Media OutReach Newswire - 24 September 2026 - KASIKORN Business-Tec
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










