Selasa, 17 Maret 2015 08:20:00

Boleh Jadi, KMP Akan Tinggal Jadi Kenangan

kabinet kerja, jokowi.
RIAUONE.COM, JAKARTA, ROC, - Usai mendapat kepastian,bahwa dirinya adalah Ketua Umum Partai Golkar yang sah, sesuai keputusan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, Agung Laksono langsung cepat bergerak. Safari politik pun dilakukannya. Ia sowan ke Surya Paloh, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat. Kemudian, setelah itu bertemu dengan Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN).
 
Dalam berbagai kesempatan, Agung menegaskan, Golkar dibawah kepemimpinannya tak akan bergabung dengan Koalisi Merah Putih yang selama ini disokong oleh Golkar kubu Aburizal Bakrie. Atau dalam kata lain, beringin angkat kaki dari KMP, sebutan lain dari Koalisi Merah Putih. Senin, 16 Maret 2015, Agung bersama jajaran pengurus Golkar kubunya bertandang ke Teuku Umar, untuk bertemu dengan Megawati Soekarnoputri. 
 
Manuver Agung, lewat safari politiknya seakan ingin melempar pesan kuat,  bahwa Golkar sekarang ini, sudah bergabung bersama pemerintah. Ini tentu pukulan telak bagi KMP.  Apalagi, usai bertemu Megawati,  salah satu pentolan Golkar kubu Agung, Priyo Budi Santoso menegaskan, Golkar sekarang mendukung pemerintah. 
 
"  Golkar sekarang mendukung pemerintah," kata Priyo. 
 
Menurut Direktur Saiful  Mujani Research and Consulting (SMRC), dengan pengakuan Menteri Hukum itu, sekarang Agung yang diatas angin. Sekaligus menegaskan, secara politik kini Aburizal Bakrie tak lagi mengendalikan beringin. Maka, tanpa kendali itu, secara politik Aburizal, Ketua Umum Golkar versi Munas Bali, mulai kehilangan daya tawarnya. Anggota DPR dari Golkar pun, sepertinya akan bersikap pragmatis. " Mereka akan berhitung cermat, apakah dukung Agung menguntungkannya, atau dukung Ical (Aburizal) merugikannya," katanya.
 
Namun yang pasti, untuk saat ini kata Djayadi, kekuatan KMP, berkurang drastis. Jangkar utama KMP, telah hengkang. Harus diakui, beringin selama ini yang jadi motor bagi koalisi di luar pemerintah tersebut. Tanpa beringin, manuver KMP akan kurang daya gedornya. Apalagi bila kubu Agung sukses mengendalikan kadernya di Senayan. Maka, KMP seperti koalisi tanpa taji. Belum lagi jika melihat sikap PAN yang sekarang di era Zulkifli Hasan, lebih dekat ke pemerintah. Di tambah, pernyataan mengagetkan dari Djan Faridz, Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta yang menyatakan KMP kini tinggal kenangan. 
 
Jika melihat itu, KMP kian melemah. Daya tawarnya perlahan menghilang. Satu persatu, kaki politiknya yang selama ini jadi penopang eksistensi koalisi, berhenti menyokong. Dalam kondisi seperti itu, boleh jadi apa yang dikatakan Djan Faridz, KMP mungkin akan tinggal jadi kenangan. Tekad menjadi koalisi permanen pun, boleh jadi pula, hanyalah mimpi. Karena satu persatu, pendukungnya hengkang. Yang tersisa pun, sepertinya ogah-ogahan all out mempertahankan keberadaan KMP. Sebab tanpa Golkar, taji KMP tak setajam dulu. Tanpa PAN, KMP tak segagah dulu. Tanpa PPP,  KMP tak setrengginas seperti sebelumnya. Mungkin, setelah ini, tinggal Gerindra dan PKS yang akan tetap mengenang masa keemasan KMP. (gus).
Share
Berita Terkait
  • 11 bulan lalu

    MBG Sering Berulah, Makan Bergizi Gratis Bikin Ribuan Anak Keracunan,KPAI dan Ahli Gizi Bereaksi keras

    NASONAL, -  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan andalan Presiden Prabowo
  • 12 bulan lalu

    Tips dan Cara-cara Menggunakan Adroid untuk Pemula


    TEKNO, - Perangkat android ini buka
  • 12 bulan lalu

    Berikut Beberapa Tips untuk Menggunakan Microsoft Excel secara efektif


    TEKNO, - Microsoft Excel adalah alat yang sangat
  • tahun lalu

    Program Kampanye Presiden Prabowo, Serba Serbi MBG, Hampir Rp1 Miliar Uang Tak Dibayar Dapur MBG Terancam Macet


    Komentar
  • 1
    Kilas Global  5 hari lalu

    Nors Group Scales Strategic Parts Pricing Across Portugal Trucks & Buses Business with Syncron

  • 2
    Kilas Global  5 hari lalu

    APSIC and Schuelke Launch Asia Pacific Environment Hygiene Excellence Award to Elevate Hospital Infection Prevention Standards

  • 3
    Kilas Global  5 hari lalu

    2026 "Xinjiang, A Land of Wonders" Themed Exhibition Supporting Xinjiang Through Intangible Cultural Heritage Opens in Shihezi City

  • 4
    Kilas Global  6 hari lalu

    VinFast showcases expanding EV lineup and attractive customer programs at GIIAS 2026

  • 5
    Kilas Global  6 hari lalu

    De Beers Group Hosts Desert diamonds Beacon Campaign Launch in Shanghai

  • 6
    Kilas Global  4 hari lalu

    VinFast Opens 21 Electric Motorcycle Showrooms in the Philippines, Deepening Its Green Mobility Presence in Southeast Asia

  • 7
    Kilas Global  6 hari lalu

    Ascott Accelerates Vietnam Expansion With Nine Signings in 1H 2026, Growing Portfolio by Over 30%

  • 8
    Kilas Global  5 hari lalu

    Lantronix and Swarmer Collaborate to Create Custom Compute Module for Group 1 Unmanned Aerial Systems

  • 9
    Kilas Global  5 hari lalu

    Jameson Irish Whiskey Joins the National Football League (NFL) as Official Spirits Sponsor, Expanding Its Commitment to Football Fan Culture Globally

  • 10
    Kilas Global  6 hari lalu

    Countdown Awards Research Grant to Advance Mitochondrial Transplantation in Duchenne Muscular Dystrophy

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified