- Home
- Kilas Global
- Dugaan Korupsi Bansos Rp230 Miliar, 13 Anggota DPRD Bengkalis Diperiksa
Jumat, 24 April 2015 09:07:00
Dugaan Korupsi Bansos Rp230 Miliar, 13 Anggota DPRD Bengkalis Diperiksa
RIAUONE.COM, PEKANBARU, ROC - Subdit III Tindak Pidana Korupsi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau memeriksa 13 orang saksi dalam dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) Kabupaten Bengkalis senilai Rp 230 miliar. Sebagian orang yang diperiksa itu merupakan mantan anggota DPRD Bengkalis, Kamis (23/4).
"Sebagian lagi merupakan yang terpilih kembali menjadi anggota DPRD Bengkalis dan Riau," terang Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Yohanes Widodo dikonfirmasi wartawan di kantornya, Jalan Gajah Mada Pekanbaru.
Menurut Yohanes, pemeriksaan ini merupakan pengembangan dari kasus yang menjerat tersangka mantan Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah, yang diduga telah merugikan negara ratusan miliar.
"Pemeriksaan saksi ini berlangsung selama 4 hari, sampai hari ini. Statusnya masih sebagai saksi," terang Yohanes.
Adapun yang diperiksa, terang Yohanes, di antaranya SD (politisi PAN), DP (politisi PDIP), DG (politisi PDIP) yang terpilih lagi jadi anggota DPRD Bengkalis, Ms (politisi PKB dan terpilih lagi) dan AK (politisi PAN dan terpilih lagi).
Kemudian saksi inisial MR (PKB dan terpilih jadi anggota DPRD Riau) PR (PDIP), AM (Golkar dan mantan Ketua DPD II Bengkalis), AH (PKB dan Banmus di DPRD Bengkalis), FF (Golkar), JS (Demokrat), AR (PKS), RR (Gerindra).
Kabar beredar, Bupati Kabupaten Bengkalis Herliyan Saleh juga diperiksa terkait kasus ini. Namun, yang bersangkutan tidak kelihatan di ruang pemeriksaan.
"Untuk yang itu (Herliyan) belum (diperiksa,) nanti akan diberitahu waktunya," jelas Yohanes.
Saat ditanya ada atau tidaknya penambahan tersangka selain Jamal Abdillah, Yohanes menyebutkan belum bisa menetapkannya saat ini.
"Kita kumpulkan dulu keterangan saksi ini, pekan depan akan kita tetapkan (tersangka baru)," pungkasnya.
Pantauan di lokasi, semua yang diperiksa ini keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 12.00 WIB. Semuanya sempat duduk di kantin Reskrimsus dan langsung pergi begitu mengetahui keberadaan wartawan.
Ditanyai soal pemeriksaan ini, para mantan dan anggota dewan terhormat ini tidak mau berkomentar. Mereka langsung keluar dari kantor Reskrimsus meninggalkan wartawan yang mewawancarainya.
"Ayo, Pak Bupati sudah menunggu kita untuk makan siang," ujar seorang terperiksa langsung tancap gas meninggalkan gedung Ditreskrimsus Polda Riau. (mdk/*).
Share
Berita Terkait
Riau, Kabupaten PENGHASIL MIGAS Ini Kerisis BBM, Hampir 1 Pulau ini tidak ada BBM "Ibarat Ayam Mati di Lumbung Padi"
BENGKALIS, - Beberapa pekan ini, tidak menentu kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) jenis
Gaji Enam Orang Direksi Pertamina ini Masing-masing Tembus Rp57,3 Miliar per tahun, atau Rp4,7 Miliar per bulan Per Orang
NASIONAL, Jakarta, - PT Pertamina (Persero) tenga
Usai Geger Kasus Korupsi Pertamina Rp193 Triliun, Kini Giliran PLN diterpa Isu Korupsi Nilai-nya Rp1,2 Triliun
NASIONAL, - Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortast
PSN Jembatan Pulau Bengkalis - Sungai Pakning, Tunggu Rekomendasi Teknis dari Kementerian PUPR
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










