• Home
  • Kilas Global
  • Dukung Industri Smelter, Investor KEK Sorong Butuh Listrik dan Air
Kamis, 22 Maret 2018 15:57:00

Dukung Industri Smelter, Investor KEK Sorong Butuh Listrik dan Air

Jakarta- Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto mengatakan calon investor untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sorong, Papua Barat, membutuhkan sarana listrik dan air untuk mendukung pengadaan smelter.
 
"Mereka butuh kepastian besaran listrik, harga listrik dan ketersediaan air dengan volume yang cukup untuk smelter," kata Enoh seusai mengikuti rapat koordinasi pengelolaan KEK Sorong di Jakarta, Rabu (21/3/2018)
 
Enoh mengatakan KEK Sorong dengan luas 198 hektare sudah memiliki kesiapan infrastruktur berupa jalan dan kantor, meski belum mempunyai sarana pendukung berupa listrik dan air untuk pengembangan kawasan tersebut.
 
Padahal Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Sorong serta Kementerian Perdagangan dan BKPM siap untuk melimpahkan kewenangan kepada Administrator KEK Sorong guna mendukung kegiatan operasional dalam waktu dekat.
 
Saat ini tercatat ada investor besar yang berniat menanamkan modal di KEK Sorong yaitu PT Gag Nikel yang merupakan anak usaha PT Aneka Tambang (Persero) Tbk.
 
Menurut rencana, perusahaan ini siap membangun smelter feronikel dan stainless steel dengan nilai investasi berkisar antara Rp5 triliun-Rp10 triliun serta berkapasitas produksi 40.000 ton nikel per tahun.
 
Direktur Utama PT Gag Nikel Risono menargetkan pencanangan pembangunan pabrik pengolahan feronikel dan stainless steel di KEK Sorong dapat dilakukan paling cepat pada 2019.
 
Meski demikian, ia mengakui, ketersediaan listrik masih menjadi persoalan karena pembangunan smelter membutuhkan listrik sebesar 300 MW. Sedangkan listrik yang tersedia baru sekitar 10 persennya yaitu 30 MW.
 
"PLN menyatakan sanggup memenuhi kebutuhan listrik untuk smelter. Hanya harganya yang belum cocok. PLN menginginkan Rp 900 per KWH, kami minta harga listrik di bawah itu supaya produk kami nanti bisa bersaing di pasar," kata Risono seperti dilansir Antara.
 
Persoalan lainnya adalah kebutuhan air untuk smelter sebanyak 700 liter per detik, padahal waduk air dari Sungai Warsamson bertujuan hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sorong dengan kapasitas maksimal hingga 600 liter per detik.
 
"Perlu dibangun bendungan baru yang khusus untuk kebutuhan smelter. Kami butuh jaminan kepastian dari pemerintah bahwa pasokan air akan dicukupi. Kalau air tidak cukup, smelter tidak bisa jalan," kata Risono.
 
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono meminta calon investor tidak perlu khawatir soal ketersediaan listrik karena PLN sangat siap memenuhi kebutuhan listrik.
 
Menurut dia, tidak sulit bagi PLN untuk menyediakan listrik di KEK Sorong karena daerah ini memiliki sumber daya gas yang melimpah.
 
"Masalah ketersediaan air juga tidak perlu dirisaukan. Kementerian PUPR siap membangun infrastruktur. Kalau masih kurang, Pemkab Sorong akan membantu. Kami siap menggandeng investor dari luar negeri untuk menyediakan kebutuhan air ini," tambah Harjono. (IND/*).
Share
Berita Terkait
  • -6778 detik lalu

    OTP Bank Becomes First EU Financial Institution to Open a EUR 7 Billion EMTN Programme on the Hong Kong Stock Exchange

    Rated AAA on the China national scale by Lianhe and recently ranked 398th on Forbes Glo
  • -6598 detik lalu

    Save the Children Hong Kong's Play to Thrive: Prioritising Personal Growth Over Competitive Success

    World Cup Fever Returns: Learning Emotional Management on the Pitch
  • -6478 detik lalu

    Greenworks Deepens Its Localisation Strategy in Europe, Building a New Pillar for Global Growth

  • 14 jam lalu

    Constellation Brands Reports First Quarter Fiscal 2027 Financial Results

    Komentar
  • 1
    Kilas Global  5 hari lalu

    Sigenergy Hosts Media Exclusive Event for SigenMate 2700 Ultra, Plug & Play Energy System, at Intersolar Europe 2026

  • 2
    Kilas Global  5 hari lalu

    Evaluate Recognized for Artificial Intelligence Innovation in 9th Annual AI Breakthrough Awards Program

  • 3
    Kilas Global  2 hari lalu

    *Flash Sports & Media, Holdings Inc. (NASDAQ: FLZH) Announces Lanka Premier League 2026 Schedule; .......

  • 4
    Kilas Global  7 hari lalu

    VEC forges strategic partnerships with leading industry players to advance international exhibitions and events in Vietnam

  • 5
    Kilas Global  15 jam lalu

    Arcturus Emerges from Stealth with $8M in Seed Funding to 'Rewire the World' with Metals Infused with Carbon Nanomaterials

  • 6
    Kilas Global  4 hari lalu

    VinEnergo partners with SunAsia Energy to develop Solar-on-Water projects integrated with aquaculture in the Philippines

  • 7
    Kilas Global  4 hari lalu

    Bitdeer AI Wins "AI Cloud Platform of the Year" in 2026 AI Breakthrough Awards, Recognized as a Global Leader in AI Cloud Infrastructure

  • 8
    Kilas Global  3 hari lalu

    Vinmec Launches Vietnam's First Integrated High -Tech Robotic Surgery Network, Establishing the Country's First Multi-Connected Robotic Surgery Ecosystem

  • 9
    Kilas Global  5 hari lalu

    New EV Company Amble Launches its First Vehicle: A Street-Legal Electric Buggy for a World Beyond Cars

  • 10
    Kilas Global  6 hari lalu

    SCG Showcases Green Innovations and Low-Carbon Cement at Cemtech Asia 2026, Reinforcing ASEAN Leadership and Commitment to the Net Zero Pathway

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified