- Home
- Kilas Global
- Februari Harga Premium Bisa Turun Lagi Jadi Rp7.000 /Liter
Kamis, 08 Januari 2015 08:38:00
Februari Harga Premium Bisa Turun Lagi Jadi Rp7.000 /Liter
riauonecom, Jakarta, - Mulai 1 Januari 2015, pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar. Mengingat harga minyak dunia saat anjlok hingga di bawah US$50/barel, besar kemungkinan harga BBM pada Februari turun lagi.
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Sommeng mengatakan, harga premium pada bulan depan (Februari) bisa turun maksimum Rp600/liter, atau jadi Rp7.000 per liter.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, harga Premium akan diturunkan kembali. Namun, Sofyan belum bisa menyebutkan berapa harga BBM nantinya. Pemerintah masih akan menghitung berdasarkan harga minyak, kurs, dan sejumlah faktor lain.
"Kita nggak bisa prediksi sekarang, karena masih jauh. Ini masih sampai 24 Januari," katanya.
Hal yang senada juga dikatakan oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Harga yang berlaku sekarang masih perhitungan awal Januari 2015, sehingga bila harga minyak dunia turun, maka harga BBM juga akan mengikuti.
"Kemungkinan bisa turun. Kita kan pakai hitungan bulan lalu, yang sekarang ada muncul di ritel," sebut Bambang. (et/roc)
Share
Berita Terkait
Komedian dan Artis, sekaligus presenter Mpok Alpa Berpulang
ENTERTAIN, - Berita duka datang dari dunia hibura
Dikatakan Hari Ini Selasa 5 Agustus 2025 jadi Hari Terpendek? Begini Penjelasan-nya
DUNIA, - Ada beberapa berita yang menyebutkan bah
Gaji Enam Orang Direksi Pertamina ini Masing-masing Tembus Rp57,3 Miliar per tahun, atau Rp4,7 Miliar per bulan Per Orang
NASIONAL, Jakarta, - PT Pertamina (Persero) tenga
Kasus Oplos BBM Korupsi Pertamina Rp193 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Migas ESDM
NASIONAL, HUKRIM, - Pihak Kejaksaan Agung (K
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










