- Home
- Kilas Global
- Forum Asosiasi jasa Kontruksi Kuansing Resmi Terbentuk
Sabtu, 23 Februari 2019 08:38:00
Forum Asosiasi jasa Kontruksi Kuansing Resmi Terbentuk
KUANSING,- Forum Asosiasi jasa kontruksi di Kuantan Singingi resmi terbentuk, selaku ketua terpilih saudara Amlis yang juga merupakan ketua asosiasi Aspeknas ( Asosiasi Pengusaha Kontruksi Nasional) Kabupaten Kuantan Singingi.
Proses pembentukan Forum Asosiasi ini telah dilakukan pada Selasa (12/2/2019) bertempat di kantor Gapensi Kabupaten Kuantan Singingi. Ketua terpilih lansung membentuk formatur untuk melengkapi kepengurusan, pada kesempatan itu peserta musyawarah menyepakati anggota formatur terdiri dari tiga orang ketua terpilih saudara Amlis, sekretaris saudara Nepi Rianto,ST, dan Bendahara Gusdi Antoni.
Kami bertiga telah ditugaskan menyusun kepengurusan lengkap, dan sekaligus menyiapkan legalitas Forum asosiasi tersebut," beber Amlis yang juga seorang kontraktor yang terkenal dengan perusahaan nya cv. Gapit Sandang.
Forum lintas asosiasi yang di gagas oleh para rekanan atau kontraktor Kuansing ini, dibentuk untuk mengawal dan menyatukan persepsi antar sesama kontraktor di Kuantan Singingi dalam mensukseskan Pembangunan Kuantan Singingi, selain itu sambung Amlis kita selaku kontraktor di Kuansing sangat cinta kepada Kuantan Singingi, melalui kegiatan Pemerintah Daerah kita bisa berpartisipasi aktif dalam mensukseskan pembangunan.
Selama ini para kontraktor lokal seakan mati suri di Kabupaten Kuantan Singingi, tidak ada geliat partisifasi aktif dari kontraktor lokal Kuansing terhadap pembangunan Kuansing, bukan berhenti membangun, setiap tahun Pemerintah Daerah terus membangun, namun kita tidak melihat mana kegiatan di Pemerintah Daerah Kuansing yang di bangun dan dikerjakan oleh Kontraktor lokal Kuansing, kalau pun ada jumlahnya sangat kecil, ini yang kita sayang,' ucap Amlis.
Kita berharap kedepan Pemerintah Daerah memberikan ruang yang seluas luasnya kepada kontraktor lokal Kuansing untuk berkiprah membangun Kuansing lebih maju lagi, walaupun proses tender secara online, namun mesti ada juga regulasi yang akan mengikat para kontraktor bertanggung jawab dengan pekerjaan nya.
" Dulu para kontraktor Kuansing, punya gairah, ketika DPRD mengetuk Palu pengesahan APBD, kita pun bersiap - siap untuk menyambut kegiatan Pembangunan Kuansing, beberapa tahun terakhir seolah mati suri, tidak ada gairah bagi para kontraktor, apa penyebabnya masih dalam tanda tanya besar bagi kami," Pungkas Amlis.
Setelah ini kita akan melakukan pendekatan dengan unsur terkait di Pemerintah Daerah, termasuk Bupati Kuansing, karena ada tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam membina para kontraktor di Daerah, selanjutnya kita akan membahas peluang MOU antara pemerintah daerah dengan para Asosiasi untuk membina kontraktor lokal melalui dinas terkait di Kuantan Singingi, tujuannya agar kontraktor daerah mampu bersaing dan berkompetisi secara sehat dengan kontraktor lainnya," pungkas Amlis.(*)









