• Home
  • Kilas Global
  • Harga BBM Masih Mahal? Harga Minyak Indonesia Terus Anjlok, Formula Harganya Jadi Perdebatan
Kamis, 14 Mei 2020 12:23:00

Harga BBM Masih Mahal? Harga Minyak Indonesia Terus Anjlok, Formula Harganya Jadi Perdebatan

NASIONAL, Kementerian ESDM telah menetapkan formula harga minyak Indonesia atau ICP. Namun, formula tersebut dinilai merugikan negara. 

Pada April 2020, Kementerian ESDM menetapkan ICP sebesar US$ 20,66 per barel. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan ICP Maret 2020 sebesar US$ 34,23 per barel.

Direktur Eksekutif CERI Yusri Usman mengatakan formula ICP yang ditetapkan pemerintah berpatokan pada harga dated Brent atau harga pasar Eropa. Padahal, mayoritas produksi minyak Indonesia diolah oleh kilang Pertamina.

Dia pun menilai penetapan ICP dan Official Seling Price (OSP) Indonesia hanya memperhatikan kadar minyak mentah. Namun, tidak mempertimbangkan pasar dan pembeli yang mayoritas berada di dalam negeri. 

"Nilai ICP yang menganut Brent yang ditetapkan itu lebih menguntungkan Kontraktor Kontrak Kerja Sama," ujar Yusri berdasarkan keterangan tertulis, Rabu (13/5).

Di sisi lain, Pendiri ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto menyebut penentuan harga acuan minyak memang seharusnya berdasarkan dinamika pasar. Harga minyak jenis Brent, menurut dia, sudah menjadi acuan harga untuk perdagangan minyak skala global.

Dengan begitu, dia membantah bahwa patokan harga minyak jenis Brent hanya terbatas untuk pasar Eropa atau North Sea. Di wilayah lain seperti Asia Pasifik, harga Brent tetap menjadi patokan utama.

"Minyak-minyak jenis lain, menggunakan Brent atau dated Brent sebagai patokan dasarnya, kemudian ditambahkan konstanta atau formula tertentu," kata Pri Agung kepada katadata.co.id pada hari ini.

Lebih lanjut, dia menilai, Brent menjadi salah satu acuan harga karena cakupan pasarnya luas. Selain itu, harga minyak jenis Brent telah merepresentasikan dinamika pasar minyak global.

Hal itu berbeda dengan acuan harga minyak asal Amerika Serikat (AS), West Texas Intermediate (WTI). Harga minyak tersebut hanya mencakup pasar AS.

Selain itu, Pri menyebut, acuan harga Brent lebih menguntungkan dibandingkan menggunakan patokan harga lain seperti Opec basket atau Dubai. Jika dibandingkan dengan harga WTI yang sempat negatif, harga minyak jenis Brent masih bisa bertahan di level US$ 20-30 per barel. 

Dengan begitu, patokan harga Brent lebih baik bagi penerimaan negara. Namun, patokan harga tersebut membuat harga minyak impor dan pengadaan BBM lebih mahal. "Ya memang seperti itu konsekuensi logisnya," kata dia.

Menurut Pri, hal yang perlu menjadi catatan dalam penetapan harga minyak bukanlah patokan harga yang digunakan. Namun, posisi Indonesia sebagai negara nett importer.

Dengan posisi tersebut, apa pun formulanya tidak akan mengubah keadaan. "Seharusnya yang digarisbawahi itu sebenarnya pada persoalan nett importer-nya, bukan pada persoalan acuan harganya," kata dia. (*).

Share
Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    Giliran Minyak Goreng Israel di Intip di Indomaret dan Alfamart Indonesia


    Komentar
  • 1
    Kilas Global  5 hari lalu

    Sigenergy Hosts Media Exclusive Event for SigenMate 2700 Ultra, Plug & Play Energy System, at Intersolar Europe 2026

  • 2
    Kilas Global  2 hari lalu

    *Flash Sports & Media, Holdings Inc. (NASDAQ: FLZH) Announces Lanka Premier League 2026 Schedule; .......

  • 3
    Kilas Global  5 hari lalu

    Evaluate Recognized for Artificial Intelligence Innovation in 9th Annual AI Breakthrough Awards Program

  • 4
    Kilas Global  18 jam lalu

    Arcturus Emerges from Stealth with $8M in Seed Funding to 'Rewire the World' with Metals Infused with Carbon Nanomaterials

  • 5
    Kilas Global  7 hari lalu

    VEC forges strategic partnerships with leading industry players to advance international exhibitions and events in Vietnam

  • 6
    Kilas Global  4 hari lalu

    VinEnergo partners with SunAsia Energy to develop Solar-on-Water projects integrated with aquaculture in the Philippines

  • 7
    Kilas Global  3 hari lalu

    Vinmec Launches Vietnam's First Integrated High -Tech Robotic Surgery Network, Establishing the Country's First Multi-Connected Robotic Surgery Ecosystem

  • 8
    Kilas Global  4 hari lalu

    Bitdeer AI Wins "AI Cloud Platform of the Year" in 2026 AI Breakthrough Awards, Recognized as a Global Leader in AI Cloud Infrastructure

  • 9
    Kilas Global  5 hari lalu

    New EV Company Amble Launches its First Vehicle: A Street-Legal Electric Buggy for a World Beyond Cars

  • 10
    Kilas Global  5 hari lalu

    Yacht Club de Monaco's Tuiga and Viola in the United States for America's 250th Independence Anniversary

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified