Rabu, 18 Februari 2015 09:00:00

Infrastruktur Jalan 514 Desa Riau Memprihatinkan

jalan rusak di riau. (riauone)
riauonecom, riau, roc, - Badan Pusat Statistik merilis pendataan potensi desa 2014 yang menyatakan masih ada 514 desa/kelurahan di Riau yang belum memiliki infrastruktur jalan memadai untuk pengembangan potensi masyarakat setempat.
        
"Masih terdapat 514 desa/kelurahan yang lalu lintasnya masih bergantung pada kondisi jalan dan cuaca," kata Kepala BPS Provinsi Riau Mawardi Arsyad di Pekanbaru, Selasa.
 
Ia menjelaskan hasil pendataan potensi desa (Podes) menunjukan terdapat 1.835 wilayah administrasi setingkat desa yang terdiri dari 1.603 desa dan 232 kelurahan. Dari jumlah tersebut, terdapat 1.793 desa/kelurahan menggunakan sarana transportasi darat, di mana 1.279 di antaranya sudah tersedia jalan yang dapat dilalui kendaraan bermotor roda empat atau lebih sepanjang tahun.
        
Sementara itu, sebanyak 514 desa/kelurahan atau 28,67 persen dari total desa kondisi infrastrukturnya masih butuh perhatian serius. Dari jumlah itu, sebanyak 107 desa memiliki infrastruktur jalan tapi tidak bisa dilalui selama musim hujan.
        
"Bahkan, 237 desa/kelurahan yang ada atau setara 13,22 persen memiliki kondisi jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan bermotor roda empat atau lebih sepanjang tahun," katanya.
        
Mawardi berharap hasil dari pendataan Podes ini dapat menjadi acuan dalam pembangunan infrastruktur jalan di desa-desa yang memprihatinkan. Sebab, infrastruktur transportasi merupakan hal dasar yang sangat penting sebagai sarana pengangkutan dan berperan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi.
       
"Ketersediaan jalan akan meminimalkan modal komplementer sehingga proses produksi dan distribusi akan lebih efisien," ujarnya.
        
Menurut dia, pembangunan prasarana jalan akan meningkatkan pembangunan pertumbuhan wilayah-wilayah baru dengan meningkatnya volume lalu lintas.
        
"Sebaliknya, prasana jalan yang buruk dan rusak akan menghambat alokasi sumber daya, pengembangan industri, pendistribusian faktor produksi, barang dan jasa yang pada akhirnya akan memengaruhi pendapatan," katanya. (zar/ant)
 
 
Share
Berita Terkait
  • 11 jam lalu

    Tokenized Equities Surge 140% in 2026 as New DeFiLlama Research Maps the Market

    VICTORIA, Seychelles, Aug. 05, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Bitget, the world's larges
  • 11 jam lalu

    Danantara Reopens DPT Registration to Accelerate Waste-to-Energy Project Development in Indonesia

    JAKARTA, Indonesia, Aug. 05, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Indonesia's waste-to-energy
  • 11 jam lalu

    Sun Hung Kai Properties Hong Kong Cyclothon Returns on 11 October

  • 12 jam lalu

    STAR Systems Powers India's Growing Multi-Lane Free Flow Network

    SINGAPORE, Aug. 04, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- STAR Systems International, a global leader in tolling and vehicle identification technology, is proud to support the successful lau

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified