• Home
  • Kilas Global
  • Jaya Suprana pun Menangis Saksikan Jalan Kaki Ciamis ke Jakarta
Sabtu, 03 Desember 2016 12:03:00

Jaya Suprana pun Menangis Saksikan Jalan Kaki Ciamis ke Jakarta

Pendiri Museum Rekor Indonesia, Jaya Suprana menyampaikan pandangannya menyikapi aksi Bela Islam III yang digelar, Jumat (2/12). 
 
Seperti apa pandangannya? Berikut tulisan Jaya Suprana: 
 
Di belahan akhir 2016, saya sedang berada di Havana, Kuba untuk menjumpai Dubes RI untuk Kuba di kantor KBRI di Havana dalam rangka mempersiapkan rencana kerja sama kebudayaan Indonesia-Kuba.
 
Di Kuba, secara kebetulan saya sempat menyimak berita tentang long-march ribuan santri perwakilan dari Pondok Pesantren se-Kabupaten Ciamis ke Jakarta dangan berjalan kaki.
 
Long march terpaksa dilakukan karena tidak memperoleh bus yang bersedia mengangkut massa dari Ciamis ke Jakarta terkait aksi unjuk rasa 2 Desember 2016. Mereka mengambil titik awal menempuh perjalanan jauh dengan jalan kaki, long march dari Masjid Agung Ciamis, Senin 28 November 2016. 
 
Sebelum mengawali perjalanan panjang untuk bergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, para santri mendapat arahan dari koordinator kegiatan.
 
Santri yang siap menempuh perjalanan sekitar 300 kilometer tersebut sudah membawa bekal yang dimasukkan di dalam tas punggung. Selain itu beberapa di antaranya juga mengenakan caping dan tongkat. 
 
Pada barisan depan ada yang membawa bendera Merah Putih. Setelah konsolidasi dianggap selesai, dari Masjid Agung Ciamis, massa santri mulai bergerak menyusuri jalan hingga seterusnya menuju Jakarta. Beberapa tempat istirahat, terutama pondok pesantren yang bakal dilewati, juga telah dipersiapkan menerima mereka. 
 
Pikiran Rakyat memberitakan: "Tidak ada angkutan bus, karena PO bus dilarang, tidak menyurutkan tekad kami pergi ke Jakarta dengan jalan kaki. Kami mohon doa dari seluruh umat muslim agar diberi kekuatan, keselamatan dan kelancaran," tutur Komando Lapangan, Deden Badrul Kamal, Senin 28 November 2016 di halaman Masjid Agung Ciamis.  
 
Deden menegaskan, aksi GNPF MUI yang berlangsung 2 Desember 2016 di Jakarta, tidak ada niatan untuk makar, sebab murni membela Islam. Para santri, lanjutnya, hanya diminta membawa sajadah, Alquran dan bekal untuk perjalanan. Rombongan santri asal Ciamis, direncanakan sampai di Jakarta pada Jumat 2 Desember 2016. 
 
"Tidak ada senjata, hanya sajadah dan Alquran. Tudingan yang sangat keji, jika yang kami lakukan dianggap makar. Kami menegakkan keadilan, membela Islam," demikian ujar Deden.
 
Tanpa berani melibatkan diri ke dalam polemik yang menjadi latar belakang long march Ciamis-Jakarta yang dilakukan oleh para santri tersebut, saya mengakui bahwa lubuk sanubari terdalam saya merasa sangat tersentuh oleh gelora semangat para santri mencari keadilan yang memang akhir-akhir ini menjadi benda langka di dalam kehidupan bangsa Indonesia.
 
Sempat saya tidak menahan tetesan air mata ketika menyimak berita para santri berjalan kaki  dari Ciamis ke Jakarta.
 
Dari Havana, Kuba nun jauh dari persada Nusantara tercinta, saya tidak berdaya melakukan apa pun kecuali menulis naskah sederhana ini demi ikut memanjatkan doa kepada Yang Maha Kasih agar berkenan melimpahkan kurnia rahmat dan berkah kekuatan, keselamatan dan kelancaran bagi para santri yang bersemangat berjalan kaki dari Ciamis ke Jakarta demi bergabung dengan sesama rakyat Indonesia yang akan memanjatkan doa bersama untuk negeri di Monas Jakarta, 2 Desember 2016 mendatang. Amin. [***]
Share
Berita Terkait
  • 9 tahun lalu

    Tragedi Rohingya

    KEMULIAAN dan keluhuran sukma hari raya Idul Adha dicemarkan oleh Tragedi Rohingnya yang kembali membara pada bulan Agustus 2017.  
    &nb
  • 10 tahun lalu

    Kapolri Sebut Aksi 212 Seperti Suasana Ibadah Haji di Padang Arafah

    NUSANTARA,  - Di atas panggung utama Silang Monas, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan bahwa aksi 2 Desember hari ini sangat indah dan membawa ketenteraman.
  • 10 tahun lalu

    [VIDEO], Aksi Damai 212 Indonesia Damai, luar biasa

    Aksi Damai 212 Indonesia Damai, luar biasa. (*).

     

     

    Terkini
  • 1
    Kilas Global  2 hari lalu

    Green SM Begins Pilot Operations In The Netherlands, Further Expanding Its Presence In Europe

  • 2
    Kilas Global  24 jam lalu

    Hiruk Pikuk Kabar Isu BBM Naik September 2026 ini menjadi Rp13.500, Benarkah?

  • 3
    Kilas Global  3 hari lalu

    Fluence Secures Long -Term Battery Supply Through Multiyear Agreement with EVE Power

  • 4
    Kilas Global  4 hari lalu

    KBTG Techtopia returns for its fourth year, exploring human value in the agentic AI era under the theme, "Human of Tomorrow"

  • 5
    Kilas Global  6 hari lalu

    Levi Strauss & Co. and Marks & Spencer launch the Fashion Renewable Collaborative to turn climate commitments into renewable electricity action

  • 6
    Kilas Global  5 hari lalu

    AI Kill Switch: The Race to Control Rogue Frontier AI & AGI Models (Veterans First for America)

  • 7
    Kilas Global  4 hari lalu

    From NVIDIA to MEXC: Autheo Expands the Markets Behind Its Internet Operating System

  • 8
    Kilas Global  6 hari lalu

    Alibaba Unveils Roadmap on Full-Stack AI Strategy from Chips, Cloud Infrastructure, Models to Agents

  • 9
    Kilas Global  4 hari lalu

    WeRide Recognized on Fortune's 2026 Change the World List as the Only Autonomous Driving Company Honored

  • 10
    Kilas Global  5 hari lalu

    De Beers Group Showcases Desert diamonds at Jewellery & Gem WORLD Hong Kong

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified