Rabu, 19 April 2017 19:16:00

Kapolri Sesalkan Salah Tembak Anak Buahnya di Lubuklinggau

NUSANTARA, - Salah perkiraan dan penilaian bisa berujung kehilangan nyawa orang lain, dan Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Tito Karnavian, menyesalkan salah tembak anak buahnya, di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Selasa lalu (18//4).
 
Berawal dari razia kendaraan di jalan raya, akhirnya satu mobil dengan beberapa orang di dalamnya dikejar polisi. Peristiwanya di pertigaan Jalan Fatmawati, Lubuklinggau Timur I, Kabupaten Lubuklinggau.
 
"Saya menyesalkan peristiwa itu terjadi," kata Karnavian, di Jakarta, Rabu (19/4/2017).
 
Dia menduga salah tembak itu terjadi karena anak buahnya mengira orang-orang di dalam kendaraan itu pelaku kejahatan.
 
"Akhirnya dikejar, dilakukan penembakan peringatan ke udara tapi tidak berhenti sehingga dikira pelaku kejahatan sehingga akhirnya ditembak dan mengakibatkan korban," katanya seperti yang dilansir dari Antaranews.
 
Dalam menentukan suatu tindakan, kata dia, seharusnya polisi memiliki kemampuan diskresi memadai.Diskresi artinya penilaian secara subyektif untuk melakukan tindakan yang tepat dalam rangka menjaga keselamatan publik.
 
Dalam kasus ini, dia menduga pelaku tidak memiliki kemampuan diskresi yang memadai sebagai polisi.
 
"Penilaian yang bersangkutan, itu adalah pelaku kejahatan. Tapi ternyata bukan. Ini mungkin ada tindakan diskresi yang kurang tepat," paparnya. (cov/*).
Share
Berita Terkait
  • 2 jam lalu

    Antichi Cammini d'Italia by bus: seven itineraries to discover Lazio's historic routes in a single day

    An initiative for national and international audiences: seven one-day routes across the
  • 2 jam lalu

    As WHO Pushes Restrictions, World Vape Day Calls for Harm Reduction

  • 2 jam lalu

    Framery mengumumkan lini produk Gradus baru yang didesain untuk pasar AS dan Kanada

    TAMPERE, Finlandia, May 28, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Framery hari ini meluncurkan Gradu
  •