• Home
  • Kilas Global
  • Lagi Terbang Pilot Tidur? Batik Air Bebas Tugaskan Pilot Buntut Tidur 28 Menit Saat Terbang
Minggu, 10 Maret 2024 07:49:00

Lagi Terbang Pilot Tidur? Batik Air Bebas Tugaskan Pilot Buntut Tidur 28 Menit Saat Terbang

NASIONAL, -  Maskapai penerbangan Batik Air membebastugaskan pilot penerbangan ID-6723 untuk sementara buntut insiden tertidur selama 28 menit menerbangkan pesawat dari Kendari menuju Jakarta pada 25 Januari 2024 lalu.

"Pada 26 Januari 2024, Batik Air mengambil tindakan preventif dengan menonaktifkan (membebastugaskan) sementara pilot penerbangan nomor ID-6723, rute Kendari ke Jakarta yang bertugas pada 25 Januari 2024," kata Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro, Sabtu (9/3).

Pilot Batik Air tertidur saat menerbangkan pesawat. Hal itu terungkap dari laporan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) baru-baru ini.

Dalam laporan terungkap pilot Batik Air tertidur selama 28 menit saat melakukan penerbangan dari Kendari, Sulawesi Tenggara, menuju Jakarta pada 25 Januari.

Menurut KNKT, insiden ini adalah 'masalah serius' yang menyebabkan serangkaian kesalahan kesalahan navigasi.

Dalam laporannya KNKT mengungkapkan kronologi detik-detik pilot Batik Air yang tertidur selama 28 menit.

KNKT menyebut pesawat dengan nomor penerbangan ID6723 ini dioperasikan oleh pilot berusia 32 tahun dan first officer berusia 28 tahun.

Sekitar pukul 08.37 waktu setempat, saat pesawat mencapai ketinggian jelajah, kedua awak melepas headset. Lalu, pilot bertanya kepada first officer, 'apakah dia boleh tertidur.' First officer menyetujuinya.

First officer pun langsung mengambil alih sebagai pilot selama 40 menit berikutnya sebelum rekannya benar-benar terbangun. Ketika sudah bangun, Pilot itu bertanya apakah first officer ingin beristirahat.

Namun, first officer menolak dan memilih melanjutkan tugasnya.

Sekitar pukul 08.43 WIB, first officer yang masih menerbangkan pesawat melakukan kontak awal dengan pengatur lalu lintas udara Jakarta. Dia diinstruksikan menuju waypoint KURUS yang terletak di timur laut bandara ibu kota.

Saat itu, pesawat tengah terbang dengan arah 250� dan berada di sebelah timur titik jalan.

Sekitar 1 menit setelah kontak dengan Jakarta, first officer tidak sengaja tertidur.

Saat dia tertidur, pusat kendali wilayah Jakarta menanyakan kepada kru berapa lama A320 perlu terbang pada jalurnya saat ini. Namun, tidak mendapat tanggapan.

Beberapa upaya untuk menghubungi pesawat dilakukan. Termasuk, meminta pilot lain untuk memanggil awak pesawat.

"Sekitar 28 menit setelah petugas pertama tertidur, kapten terbangun dan menyadari bahwa pesawat tidak berada di jalur yang benar," kata KNKT.

Pilot pun membangunkan first officer dan menanggapi panggilan dari pusat kendali wilayah Jakarta. Pilot mengatakan bahwa mereka mengalami masalah komunikasi radio.

Beruntungnya, pesawat mendarat dengan selamat di Jakarta. Tidak ada kerusakan pada pesawat atau cedera pada penumpangnya. Penyelidik tidak menemukan masalah dengan sistem komunikasi pesawat.

"Sebelum penerbangan tidak ada catatan atau laporan kerusakan sistem pesawat. Setelah (insiden) tersebut, sistem komunikasi radio pesawat ditemukan dalam kondisi normal," katanya melansir flight global.

KNKT menyebut awak pesawat yang sama telah mengoperasikan penerbangan Jakarta-Kendari pada pagi yang sama. Penerbangan tersebut dijadwalkan berangkat pada pukul 02.55 waktu setempat, dan awak pesawat harus melakukan login pada pukul 01.25.

KNKT menemukan bahwa pilot yang lebih muda telah memberitahu temannya bahwa dia tidak mendapatkan istirahat yang cukup pada malam sebelumnya. Petugas mencatat, first officer adalah orang tua baru, dengan sepasang anak kembar berusia satu bulan.

Meskipun pada malam sebelum ia dijadwalkan terbang ke Kendari, ia berusaha untuk tidur lebih awal, namun ia harus bangun beberapa kali untuk membantu istrinya merawat bayinya.

First officer juga merasa kualitas tidurnya menurun. Ia diperbolehkan istirahat dalam penerbangan menuju Kendari, sedangkan kapten mengambil alih tugas terbang pilot. sc:cnn/ind/**

Share
Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    Masih Berani Naik Pesawat? ini Detik-detik Pilot dan Kopilot Batik Air Tertidur sampai Pesawat Nyasar ke Cianjur


    Komentar
  • 1
    Kilas Global  6 hari lalu

    TP recognized as a Visionary Leader for innovation and growth in Frost & Sullivan's 2026 Frost Radar for Customer Experience Management Services in Asia-Pacific

  • 2
    Kilas Global  2 hari lalu

    Dark Horse Consulting Group Expands into China, Appoints Kang Liu as Senior Director, Head of China

  • 3
    Kilas Global  7 hari lalu

    *Pengadilan Membuka Bukti Kunci dalam Perkara Coventry yang Menunjukkan Abacus Global Management...

  • 4
    Kilas Global  7 hari lalu

    Bridge Data Centres and Morong Electric Jointly Launch the World's First Fully Prefabricated Power Module for AI Data Centres

  • 5
    Kilas Global  4 hari lalu

    Vinhomes advances urban development platform amid global shift toward nature-positive investment

  • 6
    Kilas Global  4 hari lalu

    Sunlight Real Estate Investment Trust ("Sunlight REIT") Interim Results for the Six Months Ended 30 June 2026

  • 7
    Kilas Global  6 hari lalu

    Copenhagen Infrastructure Partners reaches financial close and starts construction on its first project in Mexico

  • 8
    Kilas Global  6 hari lalu

    KAYTUS Delivers a 400-Rack High-Density Air-Cooled Compute Cluster Within 72 Days, Cutting Deployment Time by 60%

  • 9
    Kilas Global  6 hari lalu

    Syncron Signals Strong Mid-Year Momentum Across Global Partner Ecosystem to Drive Aftermarket Transformation

  • 10
    Kilas Global  4 hari lalu

    Frost & Sullivan names Octave 2026 Global Command and Control Company of the Year

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified