• Home
  • Kilas Global
  • Lion Air Sanksi Pilot yang Memasukkan Istri ke Kokpit Pesawat Saat Terbang
Jumat, 26 Mei 2017 12:26:00

Lion Air Sanksi Pilot yang Memasukkan Istri ke Kokpit Pesawat Saat Terbang

JAKARTA - Manajemen Maskapai Lion Air segera menginvestigasi kejadian masuknya keluarga penumpang pilot Lion Air ke dalam kokpit pesawat, dengan nomor penerbangan JT 015 rute Denpasar menuju Jakarta, pada Selasa (23/5) lalu.
 
Kejadian tersebut pertamakali diketahui oleh salah satu penumpang pesawat yaitu, Citra Rienanti. Citra mengunggah kejadian tersebut ke akun laman media sosialnya, Facebook dengan nama akun Citra Rienanti.
 
Public Relations Manager Lion Air Andy M Saladin mengatakan perseroan telah menghubungi penumpang yang bersangkutan dan telah meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami sekaligus berterima kasih atas laporan yang diberikan.
 
"Kami akan melakukan investigasi terkait hal ini, dikarenakan di dalam peraturan perusahaan kami menyebutkan, bahwa selain petugas maka tidak dapat memasuki kokpit pada saat penerbangan berlangsung," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Kamis (25/5/2017).
 
Berdasarkan investigasi itu, Andi menegaskan pilot tersebut akan mendapatkan sanksi berupa penurunan pangkat pilot menjadi flight officer. Selain itu, Lion Air juga mencabut izin terbang sementara pilot yang memasukkan istri dan anak ke kokpit tersebut.
 
"Dari hasil investigasi yang dilakukan maka Pilot akan dikenakan sanksi. Sanksi dapat berupa penurunan bar dari Capt menjadi First Offircer atau tidak diberikan terbang atau grounded dalam jangka waktu tertentu. Kami juga akan segera berkoordinasi dengan Kemenhub untuk melaporkan sanksi yang diberikan," ungkapnya.
 
Seperti diketahui, Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Indonesia memperbolehkan selain kru pesawat untuk menempati jumpseat jika ada tiga izin yaitu, Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, dari Company (perusahaan maskapai), dan Pilot in Command (pilot yang bertugas).
 
Setelah kejadian 911, peraturan keamanan bertambah ketat. Untuk beberapa negara atau perusahaan maskapai, flight deck harus terkunci dari boarding sampai penumpang seluruhnya deplaned.
 
Sebelumnya, Citra Rienanti, salah seorang penumpang Lion Air menyebut keluarga kapten pilot diperbolehkan masuk ke dalam kokpit. Hal ini menjadi kekhawatiran, karena dapat membahayakan keselamatan penumpang yang berada dalam perjalanan itu. (ind/net).
 
Share
Berita Terkait
  • 6 jam lalu

    Former Google EMEA Travel Leader Joins OAG Board as Non-Executive Director

    David Robles joins OAG board as Non-Executive Director
  • 6 jam lalu

    COSDENT Pioneers a New Era of Human-Centred Dental Care Through AI and Innovation

    BANGKOK, THAILAND - Media OutReach Newswire - 23 September 2026 - In an industry where
  • 6 jam lalu

    Boehringer Ingelheim and AWARE launch new Stop Rabies project in Zimbabwe to help protect dogs and communities

    *Rabies remains one of the world's deadliest yet preventable zoonotic diseases, hi
  • 6 jam lalu

    NIO and HERE Technologies expand European collaboration to support fresher maps and Navigation on Autopilot driving experiences

    *Expanded collaboration brings continuously refreshed location intelligence across NIO&
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified