Rabu, 24 Juni 2015 14:04:00

Masyarakat Dumai Minta Pembatasan Impor Bawang Dicabut

penangkapan bawang di dumai. (roc).
RIAUONE.COM, DUMAI, RIAU, ROC, - Kebijakan pembatasan impor bawang merah dari luar negeri di pelabuhan Dumai Riau dinilai elemen masyarakat tempatan merupakan bentuk diskrimasi pusat ke daerah dan merugikan perekonomian rakyat.
 
Ketua Majelis Persekutuan Pemuda Melayu Serumpun Dumai Agus S Alam berpendapat, Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 43 tahun 2012 tentang pelabuhan resmi impor bawang ini sangat menyengsarakan rakyat karena terkesan membohongi publik dan sarat kepentingan politis.
 
"Hasil investigasi kami bawang yang dimasukan ke Dumai dari Medan merupakan impor dari negara Thailand dan tidak jelas sertifikat kesehatan sehingga terindikasi mengancam kesehatan masyarakat konsumen," katanya kepada pers, Selasa.
 
Pihaknya juga menilai pembatasan impor bawang ini hanya menguntungkan sepihak kepentingan pengusaha yang ingin memonopoli perdagangan komoditi pertanian bukan umbian tersebut di wilayah Sumatera.
 
Akibat kebijakan ini sangat berdampak luas bagi perekonomian daerah, karena selain harga bawang merah tinggi di pasaran, juga diragukan kesehatan tanpa melalui pemeriksaan laboratorium resmi.
 
Disamping itu, tim investigasi juga menemukan fakta bahwa impor bawang yang seharusnya melalui pelabuhan Belawan Medan ternyata dimasukan lewat Pelabuhan Teluk Nibung Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara dengan aktivitas 10 kapal per hari.
 
"Kami menduga ini merupakan upaya kesengajaan oknum tertentu untuk menguasai perdagangan bawang merah di wilayah Sumatera, karena itu diharapkan pemerintah daerah untuk bertindak mengantisipasi dampak lebih buruk lagi kedepannya," terang dia.
 
Pemerintah daerah diminta segera bertindak dengan membentuk tim yustisi untuk melakukan upaya pencegahan peredaran bawang merah yang dikirim dari Medan karena diduga bisa membahayakan kesehatan masyarakat, dan menyita pergudangan pemasok di Dumai.
 
Sementara, Ketua Forum Dumai Muhammad Hasbi menambahkan bahwa larangan impor bawang merah di pelabuhan Dumai sudah seharusnya dicabut dan dievaluasi ulang oleh presiden dan DPR karena dampak sistematis bisa menggagalkan rencana pengembangan kemaritiman Indonesia.
 
Karena itu didesak Permentan ini dicabut dan menteri terkait dimintai keterangan terkait alasan pemberlakuan kebijakan tersebut dan memberikan kesempatan pelabuhan lain untuk melengkapi diri supaya bisa mengimpor bawang merah dari negara yang bekerjasama.
 
"Indonesia dan Thailand tidak pernah ada kerjasama impor produk pertanian, namun faktanya bawang merah yang dipasok ke Medan berasal dari negara itu, dan ini sudah jelas melanggar ketentuan, karena itu kami meminta peraturan tersebut segera dicabut," ungkapnya.
 
Dia mengaku siap menggalang kekuatan dengan daerah lain yang juga dibatasi impor bawang merah ini untuk berjuang bersama menolak kebijakan merugikan perekonomian masyarakat. (rhc/roc).
 
Share
Berita Terkait
  • 11 bulan lalu

    BAPER JILID VII: Bazar & Pagelaran Seni Remaja Rutin PIK-R ASIK SMKN 1 Dumai Meriahkan Hari Remaja Internasional


    PENDIDIKAN, DUMAI, - Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) ASIK
  • 2 tahun lalu

    Horor Kecelakaan Truk di Riau, Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Macet Panjang



    Komentar
  • 1
    Kilas Global  5 hari lalu

    Nors Group Scales Strategic Parts Pricing Across Portugal Trucks & Buses Business with Syncron

  • 2
    Kilas Global  7 hari lalu

    FCC Philippines, Subsidiary of Japan's FCC CO., LTD., Global Leader in Motorcycle Clutch Systems, Signs 1,500 MWh Long-Term Solar Agreement with Peak Energy

  • 3
    Kilas Global  7 hari lalu

    Chemical Marketing & Economics honors LyondellBasell CEO Peter Vanacker with STEM Leadership Award for Corporate Reinvention

  • 4
    Kilas Global  4 hari lalu

    APSIC and Schuelke Launch Asia Pacific Environment Hygiene Excellence Award to Elevate Hospital Infection Prevention Standards

  • 5
    Kilas Global  4 hari lalu

    2026 "Xinjiang, A Land of Wonders" Themed Exhibition Supporting Xinjiang Through Intangible Cultural Heritage Opens in Shihezi City

  • 6
    Kilas Global  6 hari lalu

    De Beers Group Hosts Desert diamonds Beacon Campaign Launch in Shanghai

  • 7
    Kilas Global  6 hari lalu

    VinFast showcases expanding EV lineup and attractive customer programs at GIIAS 2026

  • 8
    Kilas Global  4 hari lalu

    VinFast Opens 21 Electric Motorcycle Showrooms in the Philippines, Deepening Its Green Mobility Presence in Southeast Asia

  • 9
    Kilas Global  6 hari lalu

    Ascott Accelerates Vietnam Expansion With Nine Signings in 1H 2026, Growing Portfolio by Over 30%

  • 10
    Kilas Global  7 hari lalu

    New Battery-Operated Bluetooth Controller Enables Truly Mobile, Plug-and-Play Access

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified