Sabtu, 09 Mei 2015 08:48:00

Menag RI Laporkan Belasan Biro Haji dan Umroh Nakal ke Polisi

menag lukman hakim berbincang dengan Herliyan
RIAUONE.COM, BENGKALIS, ROC - Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Lukman Hakim Saefuddin menegaskan, pihaknya sudah melaporkan belasan travel (biro perjalanan Haji/Umrah) kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyidikan. 
 
Semua itu dilaporkan, karena terindikasi melakukan penipuan terhadap calon jamaah yang akan menyelenggarakan haji dan umrah. Penegasan disampaikan Menag kepada sejumlah wartawan saat dirinya berkunjung ke Bengkalis, kemarin. 
 
"Travel perjalanan haji/umrah tersebut nyata-nyata telah menyalahi aturan, tidak taat pada ketentuan yang telah ditetapkan. Diantaranya juga tidak terdaptar di Kementerian Agama,'' ujar Menag, dihadapan puluhan awak media.
 
Diakui, saat ini mendirikan sebuah perusahaan biro perjalanan sangatlah mudah. Tidak heran, jika hari ini biro perjalanannya ditutup esok hari akan membuat biro perjalanan yang baru. 
 
''Makanya yang harus kita hukum itu bukan perusahannya tapi orangnya. Karena bisa saja hari ini kita tutup perusahaannya besok pemiliknya akan buka prusahaan yang baru,'' imbuh Menag.
 
Politisi PPP itu juga mengingatkan, agar para oknum pengusaha perjalanan haji dan umrah tidak memancing di air keruh dengan memanfaatkan keawaman masyarakat. ''Jangan coba-coba, seperti saya katakan tadi saya sudahkan laporkan belasan biro perjalanan nakal ke kepolisian,'' sebutnya lagi.
 
Tidak hanya yang tidak terdaftar di Kemenag yang selalu diawasi dan dipantau, travel yang sudah terdaftar saja tetap dalam pantauan pihaknya. Hal itu dilakukam agar biro perjalanan benar-benar memenuhi ketentuan yang ada dan jangan sampai menelantarkan masyarakat.
 
''Kepada masyarakat utamanya yang akan berangkat haji atau umrah, saya pesankan untuk berhat-hati. Senantiasa dicermati dan kenali dengan baik biro perjalanan yang dipilih, jangan yang abal-abal alias tidak jelas. Pilih yang benar-benar sdah diakui dan pastinya terdaftar di Kemenag,'' imbau Lukman.
 
Menyinggung kuota haji tahun 2015 ini, Mentri Agama menyebut jika kuota yang diberikan pemerinrah Arab Saudi sebanyak 168.800. Uang terdiri dari haji reguler sebanyak 155.200 dan haji khusus sebanyak 13.600.
 
Mengingat keterbatasan kuota, tahun ini pemerintah sebut Lukman lagi, memprioritaskan yang benar-benar belum pernah berhaji.
 
"Pemerintah mohon dengan sangat bagi yang sudah berhaji, bisa berjiwa besar memberikan kesempatan kepada saudara seiman lainnya yang belum berhaji. Karena yang sudah haji itu, sebenarnya sudah gugur kewajibannya, jadi tak perlu diulang-ulang," tutup Lukman. (rhc/*).
Share
Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

    NASIONAL, BISNIS, MARITIM,  - Surabaya (14/01) - Jumlah arus peti kemas yang
  • 5 bulan lalu

    Panitia Pekan Raya Biologi 2026 Fkip Unri Perkuat Kesiapan

    PENDIDIKAN, - Menjelang pelaksanaan Pekan Raya Biologi (PRB) 2026, paniti
  • 8 bulan lalu

    Ada-ada Saja, Muncul Isu Menteri Pariwisata Minta Air Galon Untuk Mandi


    NASIONAL, - Tengah geger di sosial
  • 9 bulan lalu

    Presiden Prabowo Resmi Lantik Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga


    NASIONAL, - Pada hari Rabu, 17 September 2025, Pr
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified