Jumat, 07 Juli 2017 11:41:00

Menteri Jonan : Tarif Listrik Tak Akan Naik, Malah Akan Turun

 
JAKARTA -- Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan kembali menegaskan, bahwa tarif tenaga listrik tidak akan naik hingga akhir tahun ini.
 
Sebaliknya, Menteri ESDM berharap tarif tenaga listrik semua golongan pelanggan dapat turun dengan langkah-langkah efisiensi yang dilakukan PT PLN (Persero).
 
"Pemerintah menetapkan dengan mempertimbangkan banyak hal dan juga mempertimbankan daya beli masyarakat dan juga upaya efisiensi PLN sebagai penyedia tenaga listrik, dan instruksi Bapak Presiden memutuskan, tarif listrik itu tidak ada penyesuaian apapun juga mulai 1 Juli hingga 31 Desember 2017," ujar Jonan dalam konferensi pers Tarif Tenaga Listrik di Kementerian ESDM, Rabu (5/7/2017).
 
Jonan mengakui, tantangan untuk melakukan efisiensi oleh PT PLN (Persero) memiliki tantangan yang besar, namun pemerintah akan mendukung penuh semua upaya efisiensi yang akan dilakukan oleh PLN.
 
“Pemerintah juga mendukung efisiensi yang dilakukan PLN terhadap penggunaan material utama, seperti maintenance untuk di transmisi ini harganya harus wajar, jangan harganya itu tiap tahun misalnya naik 5%, 10%.”
 
Efisiensi juga dapat dilakukan terhadap harga penjualan listrik oleh independent power plan (IPP) dan Pemerintah bersama PLN akan mereview semua investasi antara PLN dengan IPP agar betul-betul sangat-sangat efisien.
 
"Kita akan mencapai satu harga yang fair, investasi yang fair supaya tariff listriknya makin lama makin turun," tambah Jonan. (bis/*).
 
Share
Berita Terkait
  • 11 jam lalu

    Update Aksi Kemanusiaan BAZNAS: Langkah Kebaikan untuk Penyintas Banjir dan Disabilitas

    Update Aksi Kemanusiaan BAZNAS: Langkah Kebaikan untuk Penyintas Banjir dan Disabilitas

    Perkembangan respon BAZNAS terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. H

  • 11 jam lalu

    Axis Quant AI Introduces Intelligent Algorithmic Trading to the Crypto Market via API Integration

    MEXICO CITY, MEXICO - 29 January 2026 - As large AI models accelerate tow
  • 11 jam lalu

    Vincom Retail Launches Vincom Collection - A Next Generation Multi-Experience Commercial Town Model

    HANOI, VIETNAM - 29 January 2026 - Vincom Retail Joint Stock Company offi
  • 11 jam lalu

    TAT Unveils Lalisa 'LISA' Manobal as Amazing Thailand Ambassador, Inviting Travellers to 'Feel All the Feelings'

    Komentar
  • 1
    Kilas Global  3 hari lalu

    SKG Unveils Integrated Cloud Logistics Ecosystem in Hong Kong, Aligning with Global Financial & Logistics Hub Strategy

  • 2
    Kilas Global  3 hari lalu

    EasySMX Launches S10 Lite: The Top Budget Switch 2 Controller with Native Support & 9-Axis Precision

  • 3
    Kilas Global  4 hari lalu

    AsiaPac and AsiaPay Forge Strategic Partnership to Launch a Unified "Marketing-plus-Payment" Growth Engine for Asia

  • 4
    Riau Raya  5 hari lalu

    Ribuan Warga Inhu Bertahan Jaga Kebun, Tolak KSO PT Agrinas-PT TDE

  • 5
    Kilas Global  3 hari lalu

    Vinfast and Autobrains announce Strategic Partnership on Developing Autonomous Driving Technology and Affordable Robo-Car

  • 6
    Kilas Global  3 hari lalu

    Hong Kong Techathon+ 10th Anniversary Finale and Inaugural Global University Innovation Network (GUIN) Forum Successfully Held

  • 7
    Kilas Global  4 hari lalu

    Immuno Cure Kicks off Phase I Clinical Study of Therapeutic DNA Vaccine for HIV in Hong Kong

  • 8
    Kilas Global  5 hari lalu

    Faraday Future Founder and Co-CEO YT Jia Shares Weekly Investor Update: The First FF EAI Robotics Product Has Completed .....

  • 9
    Kilas Global  2 hari lalu

    Asian Financial Forum concludes successfully in Hong Kong, gathering over 4,000 global business leaders and officials

  • 10
    Kilas Global  6 hari lalu

    Paul Chan highlights Hong Kong's strengths before concluding his visit to the WEF Annual Meeting in Davos

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified