Jumat, 05 Mei 2017 16:16:00

PGN Bagikan Dividen Rp1,82 Triliun

NUSANTARA,  - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akan membagikan dividen sebesar Rp1,82 triliun atau sekitar 45 persen dari laba bersih tahun buku 2016 sebesar 304 juta dolar AS atau Rp4,04 triliun (kurs rata-rata 2016 sebesar Rp13.308).
 
Komisaris Utama PGN Fajar Harry Sampurno usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis mengemukakan bahwa besaran dividen itu setara dengan Rp75,18 per saham, dan akan dibagikan kepada pemerintah dan pemegang saham.
 
"Sisanya akan dicatat sebagai saldo laba untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan perseroan," katanya.
 
Dalam RUPST, lanjut dia juga disepakati untuk susunan direksi dan komisaris baru, yakni Direktur Utama dijabat oleh Jobi Triananda Hasjim, Direktur Keuangan dijabat oleh Nusantara Suryono, Direktur Infrastruktur dan Teknologi dijabat oleh Dilo Selo Widagdo.
 
Kemudian, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis dijabat oleh Gigih Prakoso, Direktur Komersial dijabat oleh Danny Praditya, dan Direktur Umum dan SDM dijabat oleh Desima E Siahaan.
 
Sedangkan posisi komisaris dijabat oleh Komisaris Utama Fajar Harry Sampurno, Komisaris dijabat oleh Mohamad Ikhsan, Hendrika Nora Osloi Sinaga, dan IGN Wiratmaja Puja. Sementara Komisaris Independen dijabat oleh Paiman Raharjo, dan Kiswodarmawan.
 
Sementara itu, Direktur Umum dan SDM PGN Desima E Siahaan mengatakan bahwa di tengah upaya pemulihan perekonomian nasional, PGN menyalurkan gas bumi sebesar 1.599 million standard cubic feet per day (MMSCFD) selama periode Januari-Desember 2016.
 
"Gas bumi yang disalurkan itu tumbuh dibandingkan periode yang sama tahun 2015 lalu sebesar 1.591 MMSCFD," paparnya kepada awak media.
 
Ia merinci volume gas distribusi (niaga gas bumi) sebesar 803 MMSCFD atau naik dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 802 MMSCFD, dan volume transmisi (pengangkutan gas bumi) sebesar 795 MMSCFD.
 
Pada 2016, lanjut dia infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 252 km, dan saat ini mencapai lebih dari 7.278 km atau setara dengan 80 persen pipa gas bumi hilir nasional.
 
Ia menambahkan saat ini PGN juga sedang mengerjakan proyek pipa distribusi gas Sumatera Tengah sepanjang 123 km, pipa laut dan fasilitasnya untuk kepulauan Riau sepanjang lima kilometer, serta beberapa pengembangan jaringan infrastruktur gas lainnya seperti di Jawa Barat dan Surabaya. dilansir industryco.
 
Dalam waktu dekat, PGN juga akan menyalurkan gas bumi ke beberapa rumah susun di DKI Jakarta.
 
"PGN mengandalkan kemampuan pendanaan perusahaan untuk membangun infrastruktur gas dalam negeri, sehingga tidak membebani APBN," katanya. (ind/roc).
Share
Berita Terkait
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified