• Home
  • Kilas Global
  • Pak Menkumham, Kasus Autogate Bandara Soetta Lebih Sensitif...
Sabtu, 21 Maret 2015 14:21:00

Pak Menkumham, Kasus Autogate Bandara Soetta Lebih Sensitif...

riauonecom.
RIAUONE.COM, JAKARTA, ROC, - Saleh Partaonan Daulay, Ketua Komisi VIII DPR RI,  merasa gerah dengan merebaknya kasus 'pelarangan' terhadap nama Muhammad dan Ali di ruang autogate Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten. Kasus itu tak boleh dianggap remeh. Ini justru kasus sensitif, yang harus segera diselesaikan. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, sebagai bos imigrasi harus menjelaskan itu kepada publik, kenapa nama Muhammad dan Ali 'kena' sensor di autogate Bandara Soetta.
 
" Jangan hanya cepat dalam hal urusan partai politik. Kasus ini pun perlu diperhatikan dan ditangani serius sampai tuntas" kata Saleh Daulay di Jakarta, Sabtu 21 Maret 2015.
 
Saleh justru merasa heran, kenapa kasus ini terjadi di Indonesia yang merupakan negara yang mayoritas penduduknya adalah pemeluk agama Islam. Apalagi, bagi Umat Islam, Muhammad adalah nama yang dimuliakan. Bahkan di junjung tinggi. Ia tak habis pikir, kenapa imigrasi begitu paranoid, sampai 'menyensor' orang lewat nama yang dipakainya.
 
"Nama itu doa yang diberikan orang tua. Dengan memberikan nama, orang tua berharap agar anaknya bisa menjadi baik seperti Muhammad atau Ali. Paling tidak, bisa mengikuti jejaknya. Nah, apa salah mereka yang mempunyai nama Muhammad dan Ali? Di situ letak sensitivitas kasus ini" tutur politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.
 
Saleh pun minta, Menteri Laolly, sebagai menteri yang bertanggungjawab dalam masalah keimigrasian bertindak cepat. Saleh khawatir, isu autogate  ini justru akan melebar kemana-mana.  Panggil segera pejabat terkait di imigrasi. Minta penjelasan kenapa nama Muhammad dan Ali kena sensor di bandara. Lalu jelaskan ke publik. Jika dibiarkan berlarut, keresahan publik, khususnya Umat Islam akan  semakin menjadi.
 
"Isu  ini sudah menimbulkan kontroversi,  juga meresahkan masyarakat. Banyak kalangan yang menilai  fasilitas autogate yang ada sangat diskriminatif, terutama bagi umat Islam," kata Saleh.
 
Kasus 'sensor nama Muhammad dan Ali' di autogate bandara, kata Saleh,  jelas telah mencederai falsafah kebhinnekaan. Bahkan melanggar prinsip keadilan. Saleh mengingatkan, Indonesia, mayoritas penduduknya adalah muslim. Dan, mayoritas penduduknya pun  berasal dari kalangan santri. Nama Muhammad, Ahmad dan Ali, selalu dibubuhkan dalam namanya. 
 
"Itu menunjukkan identitas. Pemberian nama itu sejalan dengan tuntunan ajaran Islam. Karena itu,  negara harus melindungi pelaksanaan tuntunan ajaran agama warga negara seperti ini," katanya.
 
Selain, terlalu ceroboh menjustifikasi perbuatan seseorang dari namanya. Satu nama, belum tentu sama satu perbuatan, paham dan ideologinya. Sama-sama satu nama pun, belum tentu sama pula pilihan politiknya. Jadi, kalau disama ratakan itu terlalu ceroboh. Bahkan cenderung paranoid.
 
"Ini sangat tidak adil  menjustifikasi orang lain lewat namanya,"kata Saleh.  (gus).
 
Share
Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    PSN Jembatan Pulau Bengkalis - Sungai Pakning, Tunggu Rekomendasi Teknis dari Kementerian PUPR


    Komentar
  • 1
    Kilas Global  5 hari lalu

    Nors Group Scales Strategic Parts Pricing Across Portugal Trucks & Buses Business with Syncron

  • 2
    Kilas Global  5 hari lalu

    APSIC and Schuelke Launch Asia Pacific Environment Hygiene Excellence Award to Elevate Hospital Infection Prevention Standards

  • 3
    Kilas Global  5 hari lalu

    2026 "Xinjiang, A Land of Wonders" Themed Exhibition Supporting Xinjiang Through Intangible Cultural Heritage Opens in Shihezi City

  • 4
    Kilas Global  6 hari lalu

    VinFast showcases expanding EV lineup and attractive customer programs at GIIAS 2026

  • 5
    Kilas Global  6 hari lalu

    De Beers Group Hosts Desert diamonds Beacon Campaign Launch in Shanghai

  • 6
    Kilas Global  4 hari lalu

    VinFast Opens 21 Electric Motorcycle Showrooms in the Philippines, Deepening Its Green Mobility Presence in Southeast Asia

  • 7
    Kilas Global  6 hari lalu

    Ascott Accelerates Vietnam Expansion With Nine Signings in 1H 2026, Growing Portfolio by Over 30%

  • 8
    Kilas Global  5 hari lalu

    Lantronix and Swarmer Collaborate to Create Custom Compute Module for Group 1 Unmanned Aerial Systems

  • 9
    Kilas Global  5 hari lalu

    Jameson Irish Whiskey Joins the National Football League (NFL) as Official Spirits Sponsor, Expanding Its Commitment to Football Fan Culture Globally

  • 10
    Kilas Global  6 hari lalu

    Countdown Awards Research Grant to Advance Mitochondrial Transplantation in Duchenne Muscular Dystrophy

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified