Jumat, 21 Februari 2014 17:39:00

Payakumbuh dan Dumai Jalin Kerjasama Ekspor Produk Pertanian

riza falepi
riauone.com, Dumai, Riau - Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat, menjajaki kerjasama ekspor produk pertanian dengan Kota Dumai, Provinsi Riau. Hal itu dinilai memiliki prospek cerah karena Payakumbuh sebagai kota agraris dan Kota Dumai merupakan kota pelabuhan, yang memiliki Terminal Agribisnis.
 
Wali Kota Payakumbuh Reza Fahlepi mengatakan kerja sama ekspor produk pertanian dapat dijalin dengan Kota Dumai. Selama ini diakuinya bahwa produksi pertanian daerahnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pangsa lokal dan beberapa daerah di Sumatera, termasuk Kota Dumai. Namun, pihaknya kini merancang produksi yang lebih besar lagi, yang berorientasi ekspor. 
 
“Dumai sudah memulai langkah ekspor untuk sayur daun lebar ke Singapura. Pasokan yang dikirim Dumai tersebut belum mampu memenuhi kuota yang diminta negara tetangga tersebut. Karenanya, peluang kerja sama dengan Kota Payakumbuh masih terbuka lebar. Namun, tentunya dengan produk pertanian yan berbeda dari Kota Dumai,” kata dia dalam acara Rakernas Apeksi di Kota Dumai Jumat. 
 
Dia mengatakan hal itu saat menjamu wartawan Dumai makan siang bersama di Rumah Makan Abang, Jalan Sudirman, Dumai. Wako Payakumbuh lebih memilih makan siang bersama wartawan, usai acara launching Indonesia City Expo 2014. Setelah menyantap makan siang, Wako Payakumbuh juga menyempatkan diri untuk melihat Terminal Agrobisnis di Purnama, Kecamatan Dumai Barat. 
 
Pada peninjauan Terminal Agribisnis tersebut, Wako Payakumbuh disambut Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kota Dumai Suryanto. Wako Payakumbuh meninjau ruang pengepakan, ruang penyimpanan, dan juga infrastruktur Terminal Agribisnis. Dia menyatakan minatnya untuk kerja sama ekspor produksi pertanian.
 
“Setelah kembali ke Payakumbuh, saya akan mengadakan pertemuan dengan pihak terkait, termasuk dengan petani dan pelaku usaha lainnya. Saya akan sampaikan peluang yang terbuka lebar untuk pangsa pasar ekspor, yang akan bekerja sama dengan pelaku usaha di Kota Dumai. Namun, hal itu tentunya bukan mudah, karena harus memenuhi berbagai persyaratan, sesuai dengan standar ekspor,” kata dia.
 
Wako Reza Fahlepi menyebutkan, memiliki lima produk pertanian unggulan, yaitu cabe, timun, terung, kacang panjang, dan beras. Bahkan, kini Payakumbuh memiliki cabe khas daerahnya, yang diberi nama cabe kopai. Dimana cabe jenis ini lebih besar dari cabe biasa, yang merupakan bibit asli produk petani Payakumbuh. 
 
Dia bertekad, upaya ekspor yang dibidiknya tidak hanya ekspor untuk bahan baku, tapi justru produk olahan, seperti cabe yang sudah diolah menjadi bubuk cabe. Begitu pula beras, dengan produk organiknya. Hal itu agar produk pertanian masyarakatnya memiliki nilai tambah, yang akan masuk pangsa pasar yang lebih luas.(dzc/roc)
 
Share
Berita Terkait
  • 8 bulan lalu

    BAPER JILID VII: Bazar & Pagelaran Seni Remaja Rutin PIK-R ASIK SMKN 1 Dumai Meriahkan Hari Remaja Internasional


    PENDIDIKAN, DUMAI, - Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) ASIK
  • 9 bulan lalu

    Spele, tapi Banyak diantara Kita Lupa Cara Memasak Nasi yang Enak dan Pulen, Berikut Tips-nya


    DAPUR, - Memasak nasi yang enak dan pulen sebenar
  • 9 bulan lalu

    Pertandingan PSM Makassar dan Persijap Jepara Hasil Imbang, Mario Lemos Belum Puas

    BOLLA, - Pertandingan antara PSM Makassar dan Persijap Jepara telah berlangsung pada Jumat, 8 Agustus 2025, sebagai laga pembuka BRI Super League 2025/2026. Hasil akh
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified