Sabtu, 30 Juni 2018 09:49:00

Pengaturan ojek online menjadi wewenang pemerintah daerah

NASIONAL, - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak melegalkan ojek sebagai alat transportasi umum, semakin menguatkan posisi pemerintah untuk tidak membuat peraturan yang mengatur keberadaan ojek daring.
 
Budi Setyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, menegaskan, pemerintah memang tidak akan mengeluarkan aturan tentang ojek online. Soalnya, terbentur pada Undang-Undang (UU) Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
 
"Sepanjang tidak ada perubahan di UU No.22/2009, ya, tidak mungkin kami bikin aturan, referensinya dari mana. Paling daerah saja yang buat perda (peraturan daerah)," terang Budi kepada KONTAN, Jumat (29/6).
 
Oleh karena itu, kemungkinan pemerintah daerah yang akan menerbitkan aturan main mengenai ojek online. Hanya bisa jadi, setiap daerah memiliki pengaturan yang berbeda-beda tergantung kebijakan dari pemimpin di masing-masing wilayah.
 
Memang, menurut Djoko Setijowarno, peneliti Laboratorium Transportasi Program Studi Teknik Sipil Unika Soegijapranata, sepeda motor bisa mengangkut orang, namun bukan sebagai angkutan umum. Untuk itu, dia menyarankan, pemerintah daerah untuk sementara mengatur penyelenggaraan ojek online, baik wilayah operasi maupun jam operasionalnya.
 
Daerah mesti menciptakan layanan transportasi umum yang terintegrasi dan menggapai setiap kawasan pemukiman juga perumahan. "Kepala daerah harus mulai memikirkan ini, bukan sekadar janji saat kampanye tapi segera diwujudkan," ujar Djoko.
 
Nah, Djoko bilang, pemerintah daerah bisa meniru langkah Pemerintah Kota Bangkok, Thailand. Bangkok adalah salah satu kota yang bisa mengatur keberadaan ojek. Ojek boleh beroperasi di jalan kolektor atau penghubung. Pengemudi ojek berseragam kelir oranye, terdaftar, dan diawasi operasionalnya.
 
Lalu, di Beijing, Shanghai, dan kota-kota besar di China lainnya juga terdapat ojek yang beroperasi di jalan tertentu. "Sekarang ini kebablasan. Ojek bebas beroperasi, driver bekerja lebih dari 8 jam sehari," imbuh Djoko. (KON/*).
Share
Berita Terkait
  • 16 jam lalu

    OTP Bank Becomes First EU Financial Institution to Open a EUR 7 Billion EMTN Programme on the Hong Kong Stock Exchange

    Rated AAA on the China national scale by Lianhe and recently ranked 398th on Forbes Glo
  • 16 jam lalu

    Save the Children Hong Kong's Play to Thrive: Prioritising Personal Growth Over Competitive Success

    World Cup Fever Returns: Learning Emotional Management on the Pitch
  • 16 jam lalu

    Greenworks Deepens Its Localisation Strategy in Europe, Building a New Pillar for Global Growth

  • kemarin

    Constellation Brands Reports First Quarter Fiscal 2027 Financial Results

    Komentar
  • 1
    Kilas Global  6 hari lalu

    Sigenergy Hosts Media Exclusive Event for SigenMate 2700 Ultra, Plug & Play Energy System, at Intersolar Europe 2026

  • 2
    Kilas Global  2 hari lalu

    *Flash Sports & Media, Holdings Inc. (NASDAQ: FLZH) Announces Lanka Premier League 2026 Schedule; .......

  • 3
    Kilas Global  kemarin

    Arcturus Emerges from Stealth with $8M in Seed Funding to 'Rewire the World' with Metals Infused with Carbon Nanomaterials

  • 4
    Kilas Global  6 hari lalu

    Evaluate Recognized for Artificial Intelligence Innovation in 9th Annual AI Breakthrough Awards Program

  • 5
    Kilas Global  kemarin

    *Flash Sports & Media Holdings, Inc. (NASDAQ: FLZH) Announces Non-Binding Letter ................

  • 6
    Kilas Global  5 hari lalu

    VinEnergo partners with SunAsia Energy to develop Solar-on-Water projects integrated with aquaculture in the Philippines

  • 7
    Kilas Global  3 hari lalu

    Vinmec Launches Vietnam's First Integrated High -Tech Robotic Surgery Network, Establishing the Country's First Multi-Connected Robotic Surgery Ecosystem

  • 8
    Kilas Global  5 hari lalu

    Bitdeer AI Wins "AI Cloud Platform of the Year" in 2026 AI Breakthrough Awards, Recognized as a Global Leader in AI Cloud Infrastructure

  • 9
    Kilas Global  7 hari lalu

    SCG Showcases Green Innovations and Low-Carbon Cement at Cemtech Asia 2026, Reinforcing ASEAN Leadership and Commitment to the Net Zero Pathway

  • 10
    Kilas Global  6 hari lalu

    New EV Company Amble Launches its First Vehicle: A Street-Legal Electric Buggy for a World Beyond Cars

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified