Jumat, 21 Februari 2014 18:03:00

Penjualan LNG ke China Rugikan Negara

LNG
riauone.com, - Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) menyoroti aksi jual beli sumber daya alam (SDA) Liquified Natural Gas (LNG) dengan harga murah ke Fujian, China. Mereka mendesak pemerintah untuk memutuskan aksi jual beli yang dinilainya merugikan negara ini.
 
Menurut Presidium Kamerad, Haris Pertama,  harga penjualan hanya 3,5 dolar AS per Metrik British Thermal Unit (MMBTU), sedangkan harga yang dipatok untuk internasional sebesar 18 dolar AS per MMBTU.
 
"Ini sama saja membiarkan negara kehilangan pemasukan triliunan rupiah. Yang lebih mengherankan, harga LNG untuk dalam negeri dipatok lebih dari 10 Dollar AS per MMBTU. Harga untuk kepentingan rakyat sendiri lebih mahal hampir tiga kali lipat dibandingkan yang dijual ke China," ujar Haris, seperti dilansir Harian Indopos, baru-baru ini.
 
Menurut Haris, penjualan LNG ke China yang  diduga kuat bernuansa politis mencapai 11% dari total ekspor Indonesa. Karena itu, pemerintah harus berani bersikap dan mengambil langkah politik yang tegas. Kalau mundur, ini pastiada tekanan politis yang kuat.(*)
 
Share
Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

    NASIONAL, BISNIS, MARITIM,  - Surabaya (14/01) - Jumlah arus peti kemas yang
  • 9 bulan lalu

    Persiapan dan Semangat Perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI


    SEJARAH, - Antusiasme masyarakat untuk menyambut
  • 9 bulan lalu

    Wuhan: Green Foundations for a Hub City

    A City Where You Can Feel the Sea
  • 9 bulan lalu

    Kelola Keuangan-mu dengan Benar, Bisa Investasi dan Buat Peluang usaha yang Menjanjikan


    KEUANGAN, BISNIS, - Mengelola keuangan denga
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified