• Home
  • Kilas Global
  • Prediksi BMKG, Ibu kota Jakarta 'terancam gempa lebih dari 8 SR'
Senin, 01 Oktober 2018 07:36:00

Prediksi BMKG, Ibu kota Jakarta 'terancam gempa lebih dari 8 SR'

FOTO gempa aceh
NASIONAL, - Jakarta berpotensi diguncang gempa besar dari megathrust, bahkan hingga lebih dari 8 skala Richter. Para pakar menyebut potensi tersebut berasal dari zona kegempaan atau seismic gap yang ada di sekitar Jakarta.
 
"Kekuatannya masih perdebatan di antara para pakar. Diperkirakan antara 8,1 SR hingga 9 SR," kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Dwikorita Karnawati kepada BBC Indonesia, baru-baru ini.
 
Menurut Dwikorita, megathrust atau patahan lempeng naik menjadi ancaman besar bagi ibu kota negara dilanda gempa. "Belum ada kepastian kekuatannya," kata dia.
 
Dua gempa terakhir yang menguncang Jakarta terjadi pada Januari 2018 lalu sempat membikin panik warga karena guncangan hebat. Gempa berkekuatan 6,1 SR tersebut berpusat di Samudera Hindia, 61 kilometer dari Lebak, Banten.
 
Menurut Dwikorita, sumber gempa besar yang mengancam Jakarta berasal dari patahan lempeng yang ada di Selat Sunda. Yakni antara lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia.
 
"Posisinya tepat di bawah pulau Jawa dan Sumatera. Sekitar 300 kilometer dari Jakarta," kata Dwikorita yang juga mantan rektor UGM ini.
 
Perhitungan besarnya gempa hingga lebih dari 8 SR, lanjut dia, berdasarkan hitungan geometri patahan yang akan terjadi. "Itu perkiraan atau estimasi," ujarnya.
 
Indonesia secara keseluruhan berpotensi gempa
Dwikorita menambahkan secara umum, seluruh wilayah Indonesia berada di atas lempeng tektonik yang punya potensi menghasilkan gempa. "Gempa akan terus terjadi. Semua sudah sadar kondisi ini," kata dia.
 
Soal waktu kejadian, lanjut Dwikorita, memang tidak bisa diprediksi oleh para pakar. Karena tidak ada yang bisa memastikan kapan gempa terjadi atau kapan lempeng bergeser.
 
Pakar gempa Jaya Murjaya menjelaskan gempa berasal dari zona kegempaan kosong atau seismic gap. Pulau Jawa, lanjut Jaya, sudah beberapa kali dilanda gempa berkekuatan lebih dari 7 SR.
 
Menurut Jaya, semua wilayah tersebut masih berpotensi terjadi gempa yang besar.
 
"Jika disimulasikan untuk wilayah Jakarta, dengan kekuatan 8,7 SR akan berdampak pada guncangan dengan skala intensitas VI sampai VII MMI," kata Jaya.
 
Data dari Pusat Studi Gempa Nasional menyebutkan jumlah sesar aktif di Indonesia juga bertambah, yakni dari 81 sesar pada 2010 menjadi 295 sesar aktif pada 2017.
 
Antisipasi terhadap gempa besar
Karena gempa adalah sesuatu yang tak bisa ditolak atau dicegah, maka yang perlu dipersiapkan adalah antisipasi jika gempa terjadi. Hal pertama adalah soal struktur bangunan.
 
Menurut Dwikorita, perlu pemeriksaan apakah semua gedung di Jakarta sudah memenuhi standar antigempa. Mulai dari building code, standar ketahanan gempa, hingga SNI (Standar Nasional Indonesia).
 
Yang berikutnya adalah soal edukasi masyarakat bagaimana menghadapi gempa, apa yang harus dilakukan ketika gempa terjadi, dan sebagainya.
 
"Tujuannya adalah meminimalisir korban jiwa. Karena biasanya banyak korban jatuh disebabkan keruntuhan bangunan," kata dia.
 
Untuk edukasi masyarakat menghadapi gempa, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan berencana membangun taman hiburan dan edukasi terkait gempa dan juga meningkatkan kesiapsiagaan warga.
 
Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta Edy Junaidi memastikan setiap gedung bertingkat di Jakarta sudah memenuhi syarat SNI tahan gempa sebagai syarat perizinan. "Hingga kekuatan 8 SR," kata Edy.
 
Menurut Edy, syarat gedung bertingkat tahan gempa itu sudah lama diterapkan di Jakarta. Sehingga, kata dia, soal ketahanan gedung bertingkat terhadap gempa seharusnya sudah bukan menjadi isu.
 
"Para konsultan tidak mungkin membangun gedung tanpa standar antigempa. Mulai dari bahan bangunan, struktur, dan sebagainya," kata Edy.
 
Sayangnya, syarat tahan gempa itu hanya berlaku bagi bangunan tinggi namun tidak untuk rumah pribadi atau pemukiman. Namun Edy mengaku tidak khawatir soal rumah di Jakarta.
 
"Saya tanya, kapan pernah terjadi gempa sampai rumah rubuh di Jakarta?" kata dia. "Untuk rumah-rumah saya belum terlalu khawatir."
 
Menerapkan syarat tahan gempa untuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah pribadi, kata Edy, adalah sesuatu yang sulit dilakukan. "Rumah saya saja tidak standar gempa. Apa harus saya bongkar," pungkasnya. (bbc/net/*).
 
Share
Berita Terkait
  • 11 jam lalu

    Update Aksi Kemanusiaan BAZNAS: Langkah Kebaikan untuk Penyintas Banjir dan Disabilitas

    Update Aksi Kemanusiaan BAZNAS: Langkah Kebaikan untuk Penyintas Banjir dan Disabilitas

    Perkembangan respon BAZNAS terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. H

  • 11 jam lalu

    Axis Quant AI Introduces Intelligent Algorithmic Trading to the Crypto Market via API Integration

    MEXICO CITY, MEXICO - 29 January 2026 - As large AI models accelerate tow
  • 11 jam lalu

    Vincom Retail Launches Vincom Collection - A Next Generation Multi-Experience Commercial Town Model

    HANOI, VIETNAM - 29 January 2026 - Vincom Retail Joint Stock Company offi
  • 11 jam lalu

    TAT Unveils Lalisa 'LISA' Manobal as Amazing Thailand Ambassador, Inviting Travellers to 'Feel All the Feelings'

    Komentar
  • 1
    Kilas Global  3 hari lalu

    SKG Unveils Integrated Cloud Logistics Ecosystem in Hong Kong, Aligning with Global Financial & Logistics Hub Strategy

  • 2
    Kilas Global  3 hari lalu

    EasySMX Launches S10 Lite: The Top Budget Switch 2 Controller with Native Support & 9-Axis Precision

  • 3
    Kilas Global  4 hari lalu

    AsiaPac and AsiaPay Forge Strategic Partnership to Launch a Unified "Marketing-plus-Payment" Growth Engine for Asia

  • 4
    Riau Raya  5 hari lalu

    Ribuan Warga Inhu Bertahan Jaga Kebun, Tolak KSO PT Agrinas-PT TDE

  • 5
    Kilas Global  3 hari lalu

    Vinfast and Autobrains announce Strategic Partnership on Developing Autonomous Driving Technology and Affordable Robo-Car

  • 6
    Kilas Global  3 hari lalu

    Hong Kong Techathon+ 10th Anniversary Finale and Inaugural Global University Innovation Network (GUIN) Forum Successfully Held

  • 7
    Kilas Global  4 hari lalu

    Immuno Cure Kicks off Phase I Clinical Study of Therapeutic DNA Vaccine for HIV in Hong Kong

  • 8
    Kilas Global  5 hari lalu

    Faraday Future Founder and Co-CEO YT Jia Shares Weekly Investor Update: The First FF EAI Robotics Product Has Completed .....

  • 9
    Kilas Global  2 hari lalu

    Asian Financial Forum concludes successfully in Hong Kong, gathering over 4,000 global business leaders and officials

  • 10
    Kilas Global  6 hari lalu

    Paul Chan highlights Hong Kong's strengths before concluding his visit to the WEF Annual Meeting in Davos

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified