• Home
  • Kilas Global
  • Pusat terlalu Lamban, Upaya Pembebasan Lahan masih Terganjal di Kementerian Kehutanan RI
Rabu, 28 Mei 2014 17:36:00

Pusat terlalu Lamban, Upaya Pembebasan Lahan masih Terganjal di Kementerian Kehutanan RI

riauone.com, - Masyarakat sangat berharap jalan Tol Dumai-Pekanbaru segera terwujud. Pemerintah pun telah menganggarkan dana di APBN sebanyak Rp154 miliar untuk pembebasan lahan. Namun, harapan itu belum bisa segera direalisasikan, karena upaya pembebasan lahan masih terganjal di Kementrian Kehutanan Republik Indonesia.
 
Gubernur Riau Annas Maamun juga sudah mengadakan pertemuan dengan pihak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI bersama kontraktor dari PT Hutama Karya yang akan mengerjakan jalan tol Pekanbaru-Dumai. Mereka pun sangat berharap program tersebut segera direalisasikan.
 
“Kini pembebesan lahan masih terkendala izin pembebesan lahan di Menteri Kehutanan. Sebab, daerah yang akan dilewati jalan tol juga meliputi lahan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Karena itu, untuk pembebasan lahan harus terlebih dahulu mendapatkan surat izin dari Kemenhut,” ujar Gubernur Riau Annas Maamun.
 
Menurutnya, lahan masyarakat yang bakal terkena pebangunan jalan tol Dumai-Pekanbaru akan diganti rugi. Bahkan, dananya pun sudah tersedia. Namun, lahan HPT yang akan terkena, maka hrus terlebih dahulu dilakukan izin alih fungsi hutan. Hal itulah kini menjadi kendala, karena tidak dengan mudah didapatkan izin alih fungsi hutan tersebut. 
 
Gubernur sangat menyesalkan sikap Kemenhut RI, yang dinilainya tidak memberikan kemudahan untuk mendapatkan izin alih fungsi hutan. Padahal, lahan HPT yang diharapkan itu adalah untuk kepentingan umum, yaitu untuk pembangunan jalan tol. 
 
Tidak hanya rencana jalan tol yang disesalkannya. Gubernur Riau juga menyesalkan Kemenhut, karena dinilainya tidak memberikan izin alih fungsi lahan HPH PT Diamon untuk rencana pembangunan jalan yang akan menghubungkan Rokan Hilir dan Kota Dumai.
 
“Bayangkan, mau bangun jalan di daerah sendiri saja kita tak bisa. Bagaimana daerah tak akan melawan terhadap pemerintah pusat, bila tidak mau mengambil kebijakan yang mempermudah daerah,” ujarnya, baru-baru ini.(dzc/roc)
Share
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Riau, Kabupaten PENGHASIL MIGAS Ini Kerisis BBM, Hampir 1 Pulau ini tidak ada BBM "Ibarat Ayam Mati di Lumbung Padi"

    BENGKALIS, - Beberapa pekan ini, tidak menentu kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) jenis
  • 2 bulan lalu

    Vinhomes Green Paradise Launches Global Smart City Certification Project

    Vinhomes Green Paradise menghadirkan koleksi fasilitas kelas dunia yang luar biasa, menetapkan standar hidup baru untuk pengembangan perkotaan yang siap menghadapi masa depan. *

  • 3 bulan lalu

    Sedang Cari Sneakers? Ini Rekomendasi Sepatu Puma Indonesia Paling Laris

    FASHION - Sneakers Puma semakin mudah ditemukan di Indonesia. Akan tetapi, mencari
  • 4 bulan lalu

    Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

    NASIONAL, BISNIS, MARITIM,  - Surabaya (14/01) - Jumlah arus peti kemas yang
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified