• Home
  • Kilas Global
  • Ranu : Terima Kasih Umat Islam, Semoga Saya Jurnalis Terakhir yang Dikriminalisasi
Kamis, 01 Juni 2017 05:30:00

Akhirnya di Vonis Bebas

Ranu : Terima Kasih Umat Islam, Semoga Saya Jurnalis Terakhir yang Dikriminalisasi

SEMARANG – Ranu Muda Adi Nugroho, wartawan Panjimas.com, yang sempat mendekam di balik terali besi selama berbulan-bulan akhirnya menghirup udara bebas.
 
Ranu dan para tokoh pimpinan Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS), ditangkap pada akhir Desember 2016 lalu.
 
Ranu yang saat itu tengah bertugas meliput, ikut terseret kasus aksi nahi munkar kemaksiatan di cafe Social Kitchen yang menjajakan miras dan tarian telanjang.
 
Hari ini di persidangan terakhirnya di Pengadilan Negeri Semarang, Jalan Siliwangi 512, Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (31/5/2017), Ranu dan tokoh LUIS akhirnya divonis bebas.
 
“Menimbang pasal yang didakwakan oleh Jaksa penuntut umum, 1, 2 , 3, 4 dan 5 dan adanya bukti-bukti maka terdakwa dinyatakan tidak terbukti. Untuk itu Pengadilan Negeri Semarang menjatuhkan kepada para terdakwa, Edi Lukito, Salman Al Farizi, Yusuf Suparno, Endro Sudarsono, Joko Sutarto, Ranu Muda Adi Nugroho, Laksito dan Mulyadi tidak terbukti secara sah dengan dakwaan jaksa,” kata Pudji Widodo, Ketua Majelis Hakim PN Semarang.
 
“Membebaskan para terdakwa dan biaya perkara ditanggung oleh Negara,” imbuhnya.
 
Menanggapi vonis bebas, Ranu Muda Adi Nugroho bersyukur kepada Allah Ta’ala. Setelah berbulan-bulan mendekam di penjara, akhirnya terbukti bahwa dirinya tidak bersalah. Ia berharap, jangan ada lagi jurnalis yang dikriminalisasi seperti dirinya.
 
“Pada kesempatan ini saya ingin sampaikan bahwa semoga saya jurnalis yang terakhir dikriminalisasi. Terakhir dan tidak ada lagi jurnalis yang diperlakukan seperti saya,” kata Ranu kepada wartawan usai sidang.
 
Ada banyak pihak yang selama ini mendukung Ranu dan kuasa hukumnya untuk memperjuangkan hak-haknya mencari keadilan sebagai warga negara. Oleh sebab itu ia tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukungnya.
 
“Terima kasih umat Islam semuanya yang terus menerus mendoakan saya,” pungkasnya.
 
Hingga berita ini diturunkan, Ranu bersama para tokoh LUIS tengah bersiap-siap pulang ke rumah, bertemu dengan keluarga tercinta untuk menikmati indahnya beribadah di bulan Ramadhan yang penuh berkah.(pmc/mzi)
Share
Berita Terkait
  • 5 tahun lalu

    "Lesu-nya" Jurnalisme Era Digital, Jurnalisme Rilis Dan Corong Penguasa

    NASIONAL, - Pada hari pertama pemberitaan insiden perempuan menerobos Mabes Polri, hampir semua media mainstream menyiarkan informasi yang berasal dari satu sumber. Yaitu polisi

  • 7 tahun lalu

    May Day di Bandung, Oknum Polisi itu nanya ke Wartawan 'Mau diabisin?

    NASIONAL, Jakarta, -- Dua wartawan yakni fotografer media Tempo Prima Mulia dan jurnalis freelance Iqbal Kusumadireza diduga dipukul oleh polisi saat sedang meliput peringatan h

  • 9 tahun lalu

    Upah jurnalis Femina Group dicicil?

    NUSANTARA, - Bisnis media kembali menjadi sorotan seiring terjadinya perselisihan ketenagakerjaan. Kali ini, perselisihan terjadi antara karyawan yang tergabung dalam Forum
  • 9 tahun lalu

    Forum Jurnalis Muslim Luncurkan Program One Masjid One Journalist

    NUSANTARA, -- Forum Jurnalis Muslim (Forjim) meluncurkan program One Masjid One Journalist (OMOJ) di Masjid Nurul Huda, Cijerah Bandung Jawa Barat, Sabtu (
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified