Senin, 29 Mei 2017 14:10:00

Saat Berbuka Puasa Disarankan Tidak Minum Teh Manis

NUSANTARA, - Ahli gizi tak menyarankan untuk mengonsumsi teh manis kala berbuka puasa karena hanya mengandung sukrosa. 
 
"Enggak cocok. Teh manis isinya (kandungannya) sukrosa saja. Salah berbuka puasa dengan teh manis, apalagi dengan gula berlebih," ujar Rita Ramayulis DCN, M.Kes dalam acara "Ramadhan Sehat dan Praktis bersama Philips" di Jakarta, Senin (29/5/2017)
 
Sementara saat berbuka puasa kita perlu segera menaikkan kadar gula darah hingga menjadi stabil. Sukrosa saja tak cukup, tubuh juga butuh glukosa dan fruktosa. 
 
Konsumsi kurma sangat disarankan karena kandungan glukosa, fruktosa dan sukrosanya. Di samping itu kurma juga kaya serat, kalium, potassium dan vitamin A. 
 
"Konsumsi kurma basah, kalau enggak ada kurma kering. Satu kurma mengandung glukosa, fruktosa, sukrosa, serat, kalium, potassium dan vitamin A. Perpaduan sukrosa, glukosa dan fruktosa bisa menaikkan kadar gula sekaligus menstabilkannya," kata Rita kepada awak media.
 
Perlu juga diingat, ujarnya, cairan elektrolit yang hilang selama berpuasa harus segera diganti saat berbuka. Selain kurma, buah-buahan termasuk air kelapa bagus bagi tubuh karena menyuplai cairan dan elektrolit. 
 
"Buah pisang, semangka dan pepaya bisa menjadi pilihan karena juga mengandung serat, fruktosa, glukosa, kalium dan vitamin A," katanya mengakhiri. (ind/net).
 
Share
Berita Terkait
  • 6 jam lalu

    Nors Group Scales Strategic Parts Pricing Across Portugal Trucks & Buses Business with Syncron

    Deployment builds on a successful implementation in Africa and establishes a scalable f
  • 6 jam lalu

    Iveco Group announces transition to new Chief Financial Officer

    Turin, 30th July 2026. Iveco Group N.V. announces that it has agreed with its Chief Fin
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified