Kamis, 03 Juli 2014 22:26:00

Sanksi Penjara Bagi Penimbun Elpiji 3 Kg

riauone.com, - Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Sulawesi Utara mengancam proses hukum bagi penimbun gas elpiji (Liquid Petroleum Gas) bersubsidi tiga kilogram.
 
"Sanksi penjara menunggu para penimbun elpiji tiga kg, karena itu adalah bahan bakar yang disubsidi pemerintah sebagaimana Perpres 104/2007," kata Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan, Selasa (01/07).
 
Menurut Harley, Perpres sudah menegaskan kalau yang berhak menggunakannya hanya rumah tangga dan usaha mikro, maka pangkalan dilarang menjual kepada mereka usaha kecil, makro dan besar termasuk industri.
 
Harley mengatakan, untuk memastikan tidak ada yang sengaja menimbun elpiji 3 kg dan menjual kepada yang tidak berhak, maka pihaknya akan bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk melakukan sidak. "Sidak akan dilakukan di 365 pangkalan dan tujuh agen di Manado, untuk memastikan tidak ada penimbunan yang dilakukan," katanya.
 
Pemerintah tidak akan segan-segan untuk menegakan aturan karena hal tersebut berhubungan dengan hajat hidup orang banyak. Apalagi ada yang nekat menaikan harga sampai jauh diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) itu yang menjadi masalah masyarakat, sehingga pemerintah harus mengambil tindakan tegas.
 
Menurut Harley soal harga tidak begitu dipersoalkan yang penting justru adalah ketersediaannya di pasaran karena biarpun murah tetapi kalau tidak ada justru akan menyusahkan masyarakat. "Selain itu kami juga mengingatkan agar pengisian harus tepat jangan mengurangi isi tabung supaya tidak merugikan para konsumen," ucapnya. (et/roc)
Share
Berita Terkait
  • tahun lalu

    Cari Elpiji Bakal Huru Hara Lagi? Pemerintah Mau Ubah Pengecer Gas 3Kg Jadi Sub Pangkalan


    NASIONAL, Jakarta - Pemerintah masih gagal menyal
  • tahun lalu

    Hari ini 1 Februari, Kementerian ESDM Pastikan tidak Ada lagi Pengecer Elpiji 3Kg


    Komentar
  • 1
    Kilas Global  7 hari lalu

    SoftwareOne named a Customers' Choice in Gartner Peer Insights Voice of the Customer for Software Asset Management Managed Services

  • 2
    Kilas Global  6 hari lalu

    State of EHS+ Technology: New Cority Research Finds 95% of EHS+ Teams Using Unapproved AI Tools, No One Trusts it to Scale

  • 3
    Kilas Global  7 hari lalu

    FreedomPay Launches BigCommerce Plugin to Deliver Seamless, Secure eCommerce Payments

  • 4
    Kilas Global  7 hari lalu

    WillScot to Announce First Quarter 2026 Results on May 7, 2026

  • 5
    Kilas Global  7 hari lalu

    Making the Commute Worth It: Lessons from a top 1% Workplace

  • 6
    Kilas Global  6 hari lalu

    Philips launches new Bridge Plus Occlusion Balloon to help manage rare but life-threatening SVC tears during lead extraction

  • 7
    Kilas Global  5 hari lalu

    K-Tech Solutions Co. Ltd. Projects 200% Revenue Surge to $60 Million by 2027 Following Strategic Expansion into Outdoor Sporting Markets

  • 8
    Kilas Global  5 hari lalu

    Smart Launch in Cairo, Light Luxury Leading the Way: Kaiyi X7 Hybrid Officially Launches in Egypt

  • 9
    Kilas Global  7 hari lalu

    Meltwater Expands YouTube Integration to Improve Creator Decisions and Campaign Performance

  • 10
    Kilas Global  5 hari lalu

    Green SM And Umoney Partner To Build An Integrated Mobility And Digital Finance Ecosystem In Laos

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified