- Home
- Kilas Global
- Syarat Ibu Kota Baru Pengganti Jakarta harus Bebas Banjir dan Bukan daerah Rawa
Jumat, 05 Januari 2018 16:02:00
Syarat Ibu Kota Baru Pengganti Jakarta harus Bebas Banjir dan Bukan daerah Rawa
NASIONAL, - Rencana pemindahan ibu kota semakin mendekati titik akhir. Kajian pemindahan ibu kota saat ini disebut telah diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam kajiannya, terdapat rincian mengenai kriteria calon pengganti Jakarta.
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil mengatakan, calon ibu kota baru tidak boleh berawa-rawa dan wajib bebas banjir.
"Yang kami lihat pertama topografi, tidak daerah banjir, bukan rawa-rawa, sampai dengan air, dan aspek kecocokan sebuah kota," ujarnya di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (4/1).
Saat disinggung mengenai daerah yang akan mengganti Jakarta, Sofyan enggan menjawab karena bukan kewenangannya. Namun, dipastikan calon ibu kota baru nanti akan berada di luar Pulau Jawa.
"Dilihat kan lokasi di mana yang cocok dari sisi pemilikan lahan dan mana yang cocok untuk sebuah kota. Tapi perjalanan lebih teknis itu dilakukan Menteri Bappenas," terangnya.
Meski demikian, tidak semua daerah di luar Pulau Jawa terjamin aman dari ancaman banjir. Untuk itu pihak terus mengupayakan kajian mendalam untuk menentukan daerah itu sebagai calon ibu kota.
"Kita cari di luar Jawa, jadi enggak semua tanah cocok, misalnya kalo hujan banjir, jangan lagi ibu kota baru seperti itu," pungkasnya.
Share
Berita Terkait
Alamaakk, Dipromosikan Sana Sini, IKN Belum Mampu Tarik Investor Asing
Tinjau lokasi ibu kota Baru, Presiden Jokowi ke Penajam Paser
KALTIM, Penajam Paser Utara - Presiden Joko Widodo meninjau lokasi ibu kota baru yang berada di kawasan konsesi hak pengusahaan hutan (HPH) PT International Timber Corporation i
Menengok Perjalanan Sejarah Ibu Kota RI
NASIONAL, - Pemerintah akan memindahkan ibu kota dari DKI Jakarta ke wilayah yang bersinggungan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Dar
Pengusaha Nasional dan International Takut Jika Ibu Kota Dipindahkan Jakarta ke Palangkaraya
NUSANTARA, - Presiden RI Joko Widodo meminta Menteri PPN/Kepala Bappenas untuk mengkaji kemungkinan pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia dari Jakarta ke Palangkaraya.
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










