- Home
- Kilas Global
- Terkait Nilai Rupiah, Pemerintah Harus Tegas Bukan Beri Amnesti Pajak
Minggu, 09 September 2018 06:25:00
Terkait Nilai Rupiah, Pemerintah Harus Tegas Bukan Beri Amnesti Pajak
NASIONAL, - Pemerintah harus mengambil langkah tegas memperbaiki nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terus merosot.
Ekonom Senior, Anwar Nasution mengatakan untuk mengatasi penguatan dollar AS pemerintahan Joko Widodo harus mengambil kebijakan yang bersifat memaksa.
Pertama, dalam jangka pendek pemerintah harus segera membuat aturan. Baik itu dalam bentuk Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) atau Peraturan Pemerintah (PP) yang mampu memaksa eksportir untuk menyimpan uang yang mereka peroleh di dalam negeri.
"Paksakan supaya (uang) hasil ekspor itu disimpan di dalam negeri, kalau perlu simpan di dalam SBI (Sertifikat Bank Indonesia), kasih bunga. Jangan ada hasil ekspor langsung taruh Singapura atau Hongkong," tegasnya dalam diskusi bertajuk "Bisakah Bersatu Menghadapi Krisis Rupiah" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9).
Kedua, pemerintah harus mengembangkan produk dalam negeri agar bisa di ekspor ke luar negeri. Bukan malah memperbanyak produk-produk hasil impor. Justru, pajak bagi barang impor harus dinaikkan.
"Harus kau punya cadangan devisa. Harus punya surplus anggaran, itu yang tidak ada," sesalnya, seperti dilansir rmol.
Kemudian ketiga, menteri keuangan harus mengambil langkah tegas dengan mengaudit semua wajib pajak. Utamanya yang kelas kakap.
"Suruh Sri Mulyani audit pajak, siapa yang nggak bayar pajak masuk penjara. Apa pernah? Pemerintah harus tegas. Lihat Singapura, masuk penjara kau. Ini negara apa ini, kau malah kasih amnesti pajak," pungkasnya. (*).
Share
Berita Terkait
Riyadh to Host Second Edition of the Global Logistics Forum in November 2026, Held in Conjunction with the UN Trade and Development Global Supply Chain Forum 2026
Air India Partners with Volantio to Enhance Passenger Experience
India's leading global airline now uses Volantio's demand reallocation platform to improve flight capacity management
CSL Marks the Completion of the First Vessel in World-Leading Transhipment Fleet for Simandou Project
MONTREAL, July 28, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- The CSL Group ("CSL"), a global leader in responsible marine transportation services, announces the delivery of MV Wontanara, the fir
Lucu, Punya Sumur Minyak, Bengkalis Krisis BBM, Masyarkat Beli Pertamax Rp20 ribu per-Liter
Tindak Lanjuti Masalah BBM, DPRD Bengkalis Minta Kejelasan pada Disperindag
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










