Kamis, 25 Juni 2015 21:55:00

Bumi Siak-Pertamina Hulu Batalkan Pengeboran 9 Sumur Minyak

migas
RIAUONE.COM, JAKARTA, ROC, - Anjloknya harga minyak dunia yang kini seharga US$ 50-60 per barel membuat perusahaan migas merevisi rencana produksinya. Hal ini untuk menekan angka kerugian, seperti yang dilakukan PT Bumi Siak Pusako-Pertama Hulu.
 
Perusahaan pelat merah Badan Operasi Bersama (BOB) yang berlokasi di Zamrud, Siak, Riau, ini memutuskan membatalkan rencana pengeboran sembilan sumur produksi yang telah dicanangkan awal 2015.
 
"Kami terpaksa membatalkan pengeboran," kata General Manager Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu, Susanto Budi Nugroho, seperti dilansir Tempo.co.id, Kamis (25/6).
 
Menurut Budi, dalam kondisi harga minyak yang anjlok, kegiatan pengeboran sumur produksi tidak lagi menguntungkan. Sebab, nilai keekonomian pengeboran satu sumur minyak ditaksir mencapai US$ 70 barel.
 
Namun, perusahaan tetap harus menjaga produksi agar tidak menurun. Perusahaan, kata Budi, melakukan optimalisasi fasilitas pengeboran, baik pompa maupun teknis pengeboran.
 
Caranya, menambah tekanan injeksi volume air dengan mempertimbangkan manajemen air yang baik untuk menjaga lingkungan sekitar. Budi menjelaskan, secara umum, turunnya harga minyak dunia tidak begitu berpengaruh pada perusahaan. Sebelum harga minyak mulai turun pada pertengahan 2014, pihaknya telah melakukan efisiensi anggaran, baik di sektor produksi maupun operasional. (*).
Share
Berita Terkait
  • 11 bulan lalu

    Kasus Oplos BBM Korupsi Pertamina Rp193 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Migas ESDM


    NASIONAL, HUKRIM, - Pihak Kejaksaan Agung (K
  • 12 bulan lalu

    Elpiji di Permainkan, Harga Elpiji 3Kg Asli-nya Rp12.759, Bahkan di Kota Dumai Kota Pengolah Elpiji 3Kg ini Pernah Sampai Rp35 Ribu


    NASIONAL, - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa harga gas elpiji 3 kilogram (kg) semestinya hanya Rp 12.750
  • tahun lalu

    Naik Lagi, Minyakita Mahal & Langka Usai HET Naik, Zulhas Buka Suara


    Komentar
  •