Selasa, 23 Mei 2017 19:05:00

Dua Pasangan Liwath dan Enam Pasangan Ikhtilat Dicambuk

BANDA ACEH - Kejaksaan Negeri Banda Aceh menggelar pelaksanaan uqubat cambuk bagi pelanggar hukum jinayah di halaman Masjid Syuhada, Gampong Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Selasa (23/5/2017).

 
Dua di antara terhukum merupakan pelaku liwath (pasangan pria sejenis) yang ditangkap warga di Rukoh Darussalam Banda Aceh berinisial MT (23) asal Sumatera Utara dan MH (21) asal Kabupaten Bireuen. Kepada keduanya dicambuk sebanyak 85 kali dengan dikurangi masa tahanan 3 kali cambuk.
 
Sebelum proses cambuk, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T Saladin yang hadir mewakili Kapolda mengintruksikan agar warga yang sudah memenuhi halaman masjid Syuhada agar tenang dan tidak berdesak-desakan saat proses cambuk dilakukan. 
 
"Saya harapkan kepada warga agar tenang dan tidak dorong-dorongan saat pelaksanaan hukuman nanti dilakukan. Jaga ketertiban, kita sedang melakukan penegakan hukum, jelas," tegasnya
 
Saat proses hukuman dilakukan kepada pasangan lesbian gay biseksual dan transgender (LGBT) ini, warga yang memenuhi halaman Masjid Syuhada sontak bersorak dan mengutuk perbuatan mereka.
 
Amatan GoAceh terlihat ada beberapa elemen sipil membawa spanduk yang bertuliskan tolak LGBT di Aceh dan poster penolakan terhadap pimpinan gay Hartoyo yang diinformasikan akan menghadiri proses cambuk tersebut. 
 
Selain pelaku homo, enam pelanggar ikhtilat (mesum) lainnya yang dicambuk hari ini masing-masing berinisial SI dengan pasangannya W asal dan dicambuk sebanyak 27 kali cambukan. Keduanya berasal dari Kabupaten Aceh Barat Daya. Lalu, berinisial SI asal Kabupaten Aceh Jaya dengan pasangannya W asal Kabupaten Bireuen dengan hukuman 22 kali cambukan. 
 
Selanjutnya, berinisial HS asal Kabupaten Aceh Barat Daya dengan pasangannya AR asal Kabupaten Aceh Barat dengan hukuman 26 kali cambukan. Terakhir berinisial MK asal Kota Lhokseumawe dengan pasangannya FR asal Kota Banda Aceh dengan hukuman 29 kali cambukan. Demikian dikutip gonews.
 
Terlihat beberapa wisatawan asing ikut juga menyaksikan proses hukuman cambuk yang dilaksanakan Kejari dan dihadiri Gubernur Aceh tersebut. (*).
Share
Berita Terkait
  • -20200 detik lalu

    OTP Bank Becomes First EU Financial Institution to Open a EUR 7 Billion EMTN Programme on the Hong Kong Stock Exchange

    Rated AAA on the China national scale by Lianhe and recently ranked 398th on Forbes Glo
  • -20020 detik lalu

    Save the Children Hong Kong's Play to Thrive: Prioritising Personal Growth Over Competitive Success

    World Cup Fever Returns: Learning Emotional Management on the Pitch
  • -19900 detik lalu

    Greenworks Deepens Its Localisation Strategy in Europe, Building a New Pillar for Global Growth

  • 11 jam lalu

    Constellation Brands Reports First Quarter Fiscal 2027 Financial Results

    Komentar
  •