Senin, 05 Juni 2017 10:10:00

Investasi Sektor Migas Tahun 2017 Turun Drastis

NUSANTARA, -- Minat investor sektor migas sangat menurun, dibanding tahun 2016 invetasi tercatat mencapai US$11,2 miliar atau menurun 26,79 persen dibanding tahun sebelumnya US$15,3 miliar.
 
Tertekannya harga minyak duni menjadi salah satu pemicu turnnya investasi. di tengah kondisi seperti ini, Indonesia tak bisa terus menyalahkan kondisi eksternal sebagai penghambat investasi.
 
Pengamat Energi dari Reforminer Institute Pri Agung Rahmanto menuturkan, investasi hulu migas, khususnya eksplorasi, diperlukan untuk menemukan cadangan terbukti yang baru.
 
"Kalau tidak ada produksi, memang, nanti aktivitas impor bisa berimplikasi ke devisa dan ke nilai tukar. Justru nanti di masa depan, dari sisi anggaran negara juga ujung-ujungnya malah lebih tidak bagus," kata Pri Agung.
 
Senada dengan Pri Agung, Presiden Indonesian Petroleum Association (IPA) Christina Verchere menilai, pemerintah tak boleh berpaku tangan melihat kondisi ini.
 
Menurutnya, investasi hulu migas masih akan menarik jika pemerintah memiliki paket regulasi terkait sektor minyak dan gas (fiscal regime) yang atraktif. Indonesia, menurut dia, harus berlomba dengan negara lain. (nv/cn/et).
 
Share
Berita Terkait
  • 6 jam lalu

    Hong Kong Fashion Fest presents eight flagship programmes for its third edition

    HONG KONG SAR - Media OutReach Newswire - 27 August 2026 - Presented by the Government
  • 6 jam lalu

    MicroBit Launches Hong Kong's First Bitcoin and Gold ETF on HKEX Today

    Hong Kong SAR - Media OutReach Newswire - 26 August 2026 - MicroBit Capital Management
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified