- Home
- Kilas Global
- Kata DPR, Opini Publik Bisa Terpengaruh karena Kasus E-KTP Palsu
Minggu, 12 Februari 2017 06:44:00
Kata DPR, Opini Publik Bisa Terpengaruh karena Kasus E-KTP Palsu
36 e-KTP atau KTP elektronik palsu yang dikirim dari Kamboja
JAKARTA, - Sebanyak 36 e-KTP atau KTP elektronik palsu yang dikirim dari Kamboja baru-baru ini berhasil diungkap oleh Bea Cukai. Barang tersebut ditujukan kepada seseorang bernama Leo, lewat FedEx.
Menurut Ketua Komisi II DPR Lukman Edy, aparat penegak hukum harus mencari tahu keberadaan Leo. Dengan begitu, tidak terjadi simpang siur terkait sosok Leo. "Leo harus dicari orangnya. Alamatnya dicari," ujar Lukman dalam diskusi bertajuk Bersatu Dalam Pilkada di Cikini, Jakarta, Sabtu (11/2/2017).
Lukman menilai, aparat penegak hukum tidak boleh membiarkan Leo lolos begitu saja. "Jangan sampai dia kabur," sebutnya.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu menyatakan, kasus e-KTP palsu memberikan pengaruh kepada publik.
Karena itu, dia mengimbau, kasus itu harus segera diusut. "Soal e-KTP ini signifikan memengaruhi opini publik. Bisa ditelan mentah-mentah oleh masyarakat," jelasnya.
Di sisi lain, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto menyatakan, pihaknya masih mendalami terkait persoalan e-KTP palsu. "Masih ditelusuri," ucapnya. (hen/*).
Share
Berita Terkait
World's First Commercial Multimodal LLM for Cultural Tourism Enters Broad Application
Autheo Introduces the Internet Operating System: A Decentralized Coordination Layer for the Web, Blockchain, and AI
Five years in the making, Autheo is launching its decentralized operating sy
Hainan FTP marks 6-month milestone of special customs operations, signs deals during Hong Kong visit
Bitget Launches Third Year of Anti-Scam Month with New Report on Multi-Asset Fraud
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










