- Home
- Kilas Global
- Kemenag Berlakukan Pengaturan Tarif Umrah
Kamis, 27 April 2017 14:30:00
Kemenag Berlakukan Pengaturan Tarif Umrah
JAKARTA, – Perang tarif umrah saat ini sudah tidak sehat. Sejumlah penyelenggara umrah mematok tarif umrah promo. Banyak yang menyebut harganya ’’tidak masuk akal’’. Kementerian Agama (Kemenag) segera memberlakukan pengaturan tarif umrah.
Direktur Umrah dan Haji Khusus Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Muhajirin Yanis mengatakan, sempat terbesit rencana menetapkan tarif batas bawah umrah. Sistem ini seperti yang sudah diterapkan pada haji khusus. Untuk haji khusus dibatasi tarif terendahnya 8.000 dolar AS per jamaah (sekitar Rp106 juta).
Namun setelah konsultasi dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), usulan menetapkan tarif bawah biaya umrah mendapatkan respon negatif. KPPU menilai diberlakukannya tarif bawah umrah, membuat jamaah tidak bisa menikmati pelayanan dan harga yang kompetitif.
’’KPPU mengusulkan supaya Kemenag cukup membuat standar pelayanan minimal umrah,’’ jelasnya di Jakarta, kemarin (26/4). Dengan patokan standar minimal tersebut, otomatis akan diikuti dengan tarif umrah. Muhajirin mengatakan akan segera menggodok dan mengeluarkan ketentuan standar minimal layanan umrah.
Paket umrah yang ditawarkan travel saat ini sangat beragam. Termasuk di antaranya adalah paket umrah yang dipatok mulai dari kisaran Rp14 juta. Ternyata belakangan tarif promo umrah itu berujung pada kasus penundaan keberangkatan jamaah haji ke Arab Saudi. Kemenag sebagai regulator berwenang mengaudit penetapan harga atau tarif umrah. Sehingga tidak terjadi perang harga, sampai akhirnya merugikan jamaah. Kemenag menegaskan umrah itu tidak ada kuotanya. Sehingga tidak benar ada aturan daftar tunggu (waiting list) untuk berumrah.
Wakil Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji Khusus (Himpuh) Muharom Ahmad menyambut baik pengaturan atau pengawasan tarif umrah tersebut. ’’Sehingga terasa kehadiran Kemenag dalam pembinaan, pengawasan, dan perlindungan terhadap travel dan jamaah umrah,’’ tuturnya.
Dia menjelaskan rekam jejak atau sejarah mencatat, travel umrah dipercaya jamaah karena memberikan layanan layak dan sesuai hitungan bisnis. Sementara biro travel umrah yang menjalankan pelayanan tidak baik, umumnya kerap bermasalah dan usianya pendek.
Menurutnya hitungan standar tarif minimal umrah adalah 1.750 dolar AS per jamaah atau sekitar Rp23 juta. Sementara untuk biaya umrah yang berkisar Rp15 juta, untuk beli tiket pesawat pulang-perginya saja sudah mepet. Belum lagi untuk sewa pemondokan serta perhitungan kelangsungan bisnis perusahaan travel. Menurutnya dengan ongkos umrah yang wajar, jamaah bisa mendapatkan layanan yang wajar.(net/jpg)
Share
Berita Terkait
Hong Kong Fashion Fest presents eight flagship programmes for its third edition
HONG KONG SAR - Media OutReach Newswire - 27 August 2026 - Presented by the Government
MicroBit Launches Hong Kong's First Bitcoin and Gold ETF on HKEX Today
Hong Kong SAR - Media OutReach Newswire - 26 August 2026 - MicroBit Capital Management
Milkground and DKSH Hong Kong Announce Strategic Partnership to Bring Cheese Products to Hong Kong
Vinhomes Strengthens Its Position at the Forefront of Smart City Development
Project integrates UNESCO-recognized Can Gio mangrove forest as core climate infrastruc
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










