• Home
  • Kilas Global
  • Mematikan Sawah Padi Indonesia, RI Impor 500.000 Ton Beras dari Thailand dan Vietnam
Sabtu, 13 Januari 2018 06:59:00

Mematikan Sawah Padi Indonesia, RI Impor 500.000 Ton Beras dari Thailand dan Vietnam

JAKARTA-Pemerintah memutuskan untuk melakukan impor 500.000 ton beras dari Thailand dan Vietnam. Langkah tersebut untuk menangani kelangkaan stok beras di pasaran dan kenaikan harga.
 
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, beras impor akan tiba akhir Januari. "Saya akan mengisi pasokan yang kosong ini dengan impor beras. Pasokan ini akan masuk akhir Januari," ujar Enggar di Kemendag, Jakarta, Kamis semalam.
 
Enggar yakin, dengan adanya impor beras maka ketersediaan pasokan di pasaran akan semakin banyak. Dengan demikian, ini akan menekan harga beras yang melambung. "Dengan stok beras yang kita isi terus ini, nanti harga jadi turun. Sesuai hukum ekonomi, semakin banyak barang tersedia, harga semakin turun," tegasnya sebagaimana dilansir dari okezone.com.
 
Adapun impor beras berada di bawah koordinasi PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero). "PPI yang menyelenggarakan semuanya. Boleh lewat mitra, tapi harus lewat PPI, supaya saya bisa kontrol," tutupnya. (FR/*).
 
Share
Berita Terkait
  • 18 jam lalu

    CGTN: Dari rakyat, untuk rakyat: Nilai-nilai yang dijunjung dalam Medali 1 Juli

    BEIJING, July 01, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- CGTN telah menerbitkan sebuah artikel yang m
  • 18 jam lalu

    EBC Financial Group dan Departemen Ekonomi Universitas Oxford Memperpanjang Kemitraan terkait Edukasi Ekonomi untuk Masyarakat

    Kolaborasi selama tiga tahun untuk memperluas akses ke riset ekonomi melalui seri webin
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified