- Home
- Kilas Global
- Ratusan Money Changer tak Berizin Ditertibkan
Rabu, 19 April 2017 20:19:00
Ratusan Money Changer tak Berizin Ditertibkan
JAKARTA, - Bank Indonesia (BI) mengambil sikap tegas atas para pelaku bisnis Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA) bukan bank alias money changer yang belum memenuhi syarat pendirian izin usaha.
Eni V. Panggabean, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI mengatakan, izin akan keluar setelah KUPVA bukan bank memenuhi persyaratan. KUPVA bukan bank yang belum mendapatkan izin karena mereka belum membentuk badan hukum seperti perseroan terbatas (PT) dan tak memenuhi minimal modal, kata Eni, kemarin.
Hasil penertiban KUPVA tahap pertama hingga 31 Maret 2017 menunjukkan, sebanyak 783 KUPVA BB tidak berizin dan 122 KUPVA telah mengajukan izin ke BI.
Selanjutnya, penertiban dari 10 April-13 April menemukan sebanyak 184 pelaku KUPVA di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Sumatera Utara, Pematang Siantar, dan Bali tanpa izin.
Dari total 184 pebisnis valuta tanpa izin itu, ada 18 pelaku telah mengajukan izin ke BI, 71 pelaku telah menghentikan layanan, dan 95 pelaku ditertibkan. Total, ada sekitar 1.069 money changer per Januari 2017 yang beroperasi.
Saat ini, BI mewajibkan pedagang valuta asing bukan bank memenuhi minimal modal Rp 250 juta yang berlaku di DKI Jakarta, Denpasar, Bandung dan Batam. Sementara KUPVA bukan bank di luar wilayah tersebut diwajibkan memiliki minimal modal Rp100 juta.
Eni bilang, BI menerbitkan sejumlah money changer karena melakukan pelanggaran seperti melakukan pemasangan tanda izin KUPVA palsu, penjualan izin kantor cabang oleh money changer berizin, kantor cabang tanpa izin BI, dan tidak dipasang identitas dan logo money changer.
Selanjutnya, BI akan memonitor pemenuhan komitmen pelaku money changer tanpa izin. BI mencatat, transaksi valuta asing melalui money changer masih kecil atau hanya 2 persen terhadap total transaksi valas nasional. Kendati minim, BI terus fokus menertibkan operasional money changer. BI juga berpeluang mengkaji rencana menaikan modal bagi money changer. (*).
Share
Berita Terkait
AGC Biologics Expands to Fill-Finish in U.S. Through Strategic Partnership with Pyramid Pharma Services
New collaboration delivers streamlined integration from drug substance to drug product,
HKTB's Sun Life Hong Kong International Dragon Boat Races Spread Waves of Summertime Excitement
Top International Teams Converge on Victoria Harbour to Race as Shoreline Programmes&nb
Arcturus Emerges from Stealth with $8M in Seed Funding to 'Rewire the World' with Metals Infused with Carbon Nanomaterials
Funding brings total capital raised to $10 million as the company scales next-generatio
New Analyses Advance Understanding of Long-Term Survival Outcomes with Mogamulizumab in Mycosis Fungoides and Sezary Syndrome
*Advanced analytical methods integrating clinical trial and real-world data address key
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










