• Minggu, 21 Mei 2017 20:02:00

    Pemerintah Diharapkan Ikut Atasi Dualisme INSA

    JAKARTA -Sekretaris Umum DPP INSA Budhi Halim mengharapkan Pemerintah mengambil langkah tegas dalam masalah dualisme kepemimpinan di asosiasi INSA
  • Minggu, 21 Mei 2017 19:01:00

    Kemenhub Akan Evaluasi Aturan Keselamatan Pelayaran

    JAKARlTA - Kementerian Perhubungan akan mengevaluasi dan melakukan law enforcement terhadap aturan-aturan keselamatan pelayaran agar kecelakaan kebakaran kapal tidak terulang lagi.
  • Minggu, 21 Mei 2017 18:57:00

    Uang Jaminan Peti Kemas Impor Dihapus

    JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan regulasi menghilangkan kewajiban uang jaminan peti kemas untuk kegiatan impor.
  • Minggu, 21 Mei 2017 09:55:00

    DPR Dijadwalkan Panggil Manulife-OJK Bicarakan PHK 214 Karyawan

    NUSANTARA, - Komisi XI DPR RI berencana memanggil PT. Asuransi Jiwa Manulife dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rapat kerja.
  • Minggu, 21 Mei 2017 07:52:00

    Tingkatkan Kunjungan Wisman, Kalbar Perlu Perda Tentang Kepariwisataan

    PONTIANAK, - Ketua Association of the Indonesian Tour and Travel Agencies (ASITA) Kalbar, Nugroho Henray Ekasaputra menilai dalam pengembangan dan pengelolaan wisata di Kalbar sudah perlu dibuat payung hukum berupa Peraturan Daerah (Perda).
  • Minggu, 21 Mei 2017 06:50:00

    Pekan Gawai Dayak Aset Budaya Nasional

    PONTIANAK, - Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengajak semua masyarakat untuk menjadikan Pekan Gawai Dayak sebagai salah satu aset budaya yang harus terus dilestarikan.
  • Sabtu, 20 Mei 2017 14:20:00

    Pemerintah Tawarkan 15 Blok Migas Baru

    JAKARTA - Pemerintah menawarkan 15 wilayah kerja minyak dan gas bumi baru pada lelang putaran pertama 2017.
  • Sabtu, 20 Mei 2017 10:30:00

    Jokowi Ajak TNI Gebuk Organisasi Anti-Pancasila, Termasuk PKI

    NUSANTARA, - Presiden Jokowi kembali menggunakan kata 'gebuk' untuk mengungkapkan sikapnya terhadap organisasi-organisasi anti-Pancasila. Kali ini, Joko Widodo mengajak TNI untuk 'menggebuk' organisasi kemasyarakatan (ormas) yang anti
  • Sabtu, 20 Mei 2017 08:22:00

    Taruna Akpol Tewas, Ada Luka pada Paru-paru dan Memar di Dada

    SEMARANG, - Luka pada paru-paru diduga menjadi penyebab tewasnya taruna Akpol (Akademi Kepolisian), Semarang, bernama Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Mohammad Adam. Hasil autopsi jenazah menunjukkan korban meninggal dengan luka di dua paru-parunya.
  • Sabtu, 20 Mei 2017 07:02:00

    Padam Hampir 10 Jam, Ini Jadwal dan Lokasi Pemadaman Listrik Sabtu 20 Mei 2017 di Dumai

    DUMAI - Sehubungan dengan adanya pekerjaan manuver beban travo daya 1,2 dan 3 lokasi gardu induk Jalan Batu Bintang maka PT. PLN area Dumai Rayon Dumai Kota akan melakukan pemadaman listrik bergilir pada Sabtu 20 Mei 2017 Pukul 08.00 WIB sampai dengan Puk
  • Sabtu, 20 Mei 2017 06:19:00

    HARGA EMAS 19 MEI, Spot Turun 3,10 Poin ke 1.249,70

    JAKARTA – Pergerakan harga emas Comex terpantau lanjut terkoreksi pada perdagangan pagi ini, Jumat (19/5/2017).
  • Jumat, 19 Mei 2017 16:01:00

    12 Ladang Panas Bumi Siap Dilepas

    JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melepas 12 wilayah kerja panas bumi (WKP) pada tahun ini, lima di antaranya akan dilelang dan sisanya ditinjuk melalui penugasan survei pendahuluan dan eksplorasi (PSPE).
  • Jumat, 19 Mei 2017 14:54:00

    Narkoba Terus Beredar, BNN Musnahkan 30 Kg Sabu dan 29.367 Ekstasi

    NUSANTARA, - Badan Narkotika Nasional memusnahkan barang bukti 30 kilogram sabu-sabu, 498 ganja sintetis, 1.518 narkotika dalam bentuk tanaman, 29.367 butir ekstasi serta prekursor padat dan cair.
  • Jumat, 19 Mei 2017 11:33:00

    Seluruh Meriam Giant Bow buatan China Ditarik Mundur

    NATUNA, - Investigasi insiden yang menyebabkan empat prajurit Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan 1/Divisi Infanteri 1 Komando Strategis Angkatan Darat berlanjut. Polisi Militer TNI AD (Pomad) masih berusaha menggali data mengenai insiden tersebut.
  • Jumat, 19 Mei 2017 07:49:00

    DPR Desak Investigasi Meledaknya meriam "Giant Bow" di Natuna

    NUSANTARA, - TNI didesak untuk menginvestigasi secara komprehensif dan memberikan keterangan secara resmi apa yang sebenarnya terjadi di lapangan terkait meledaknya meriam "Giant Bow" saat digunakan oleh tim Pasukan Pemukul Reaksi Cepat.
  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified