• Home
  • Hukrim
  • Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi Mencatat 53 Kasus Penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak Bersubsidi
Selasa, 25 Februari 2014 18:41:00

Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi Mencatat 53 Kasus Penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak Bersubsidi

riauone.com, - Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat 53 kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dengan kapasitas sekitar 676 ribu liter sepanjang Januari 2014. Aksi penyalahgunaan itu paling banyak terjadi di Kalimantan.
 
Menurut Andy, penyebab utama pendorong penyalahgunaan tersebut yaitu tingginya disparitas harga antara BBM bersubsidi dengan non subsidi.
 
"Januari biasa karena ada disparitas harga berbeda Rp 5.500 untuk yang subsidi dengan non subsidi Rp 11 ribu. Itu  artinya ada selisih 50%," jelas Andy di Jakarta, Senin (24/2).
 
Dari bahan bahan pemaparan BPH Migas, berikut lima pulau yang paling banyak melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi: 1. Kalimantan terdapat 24 kasus atau 45,28%. 2. Sumatera terdapat 17 kasus atau 32,08%. 3. Papua 6 kasus atau 11,32%. 4. Maluku 5 kasus atau 9,43%. 5. Pulau Jawa 1 kasus atau 1,89%.(et/roc)
Share
Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Verdant Rock Receives A (low) Financial Strength Rating from Morningstar DBRS, Adding a Second International Investment-Grade Assessment

    Verdant Rock now holds Financial Strength Ratings from both Fitch Ratings and Morningst
  • tahun lalu

    Pertandingan PSM Makassar dan Persijap Jepara Hasil Imbang, Mario Lemos Belum Puas

    BOLLA, - Pertandingan antara PSM Makassar dan Persijap Jepara telah berlangsung pada Jumat, 8 Agustus 2025, sebagai laga pembuka BRI Super League 2025/2026. Hasil akh
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified