Senin, 29 Mei 2017 04:27:00
Demo Di PLTD Sungai Kuning Agak Memanas, Lakukan Dialog Hingga Tengah Malam
SURYA PATRIANTO
ROKAN HULU, RIAUONE.COM - Tak Hanya di kantor PLN Sub Rayon Ujung Batu yang didemo warga, di PLTD Sungai Kuning pun Ratusan Warga Sungai Kuning dan sekitarnya melakukan demo dan memberhentikan Operator untuk tidak mengoperasikan mesin jika belum ada penjelasan dari pihak Manager PLN Rayon Pasirpangaraian perihal sering matinya Lampu saat berbuka puasa.
Berawal dari protes warga yang berkumpul diluar pagar area PLTD Sungai Kuning, lalu menerobos masuk ke Area Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) warga meluapkan kemarahanya dengan mengrusak bangunan tempat Karyawan opetator mesin disel.
Adapun terjadi kerusakan sejumlah 14 keping kaca jendela yang pecah,1 unit antena tivi satelit, Dispenser dan barang elektronik, nampak di bakar oleh Warga di depan pintu pagar luar area PLTD.
Adapun tuntutan warga yang diwakili oleh ketua pemuda Andi Putra, ingin mendengar alasan dari Pihak PLN yang berwenang (Manager) tentang seringnya mati lampu.
Warga melarang sang operstor mesin PLTD Sungai Kuning untuk dihidupkan kembali, jika belum ada kesepakatan dan berani menjamin lampu tetap hidup tidak byar pet lagi.
"Kami kebagian bisingnya saja, tak terdengar orang mengaji, mesin PLTD Hidup namun Lampu listrik di Rumah kita Padam", terang Andi Putra.
Nampak puluhan Petugas Kepolisian dari Polres Rokan hulu dibantu dari personil Polsek Rambah Samo, berjaga jaga mengamankan situasi.
Kabag Ops KOMPOL Irmadison, Kasat Reskrim AKP M.Wirawan Novianto SDs SIK.Kasat Sabhara AKP S.Sinaga. Kapolsek Rambah samo, memediasi dengan Perwakilan dari Bupati Rohul Kabag Tapem M.Zaki, Plt Camat Rambah Samo, Kepala Desa Sungai Kuning, Ketua pemuda yang diwakili oleh Andi Putra dan pihak opetator mesin sedang melakukan Negoisasi.
Disepakati tuntutan Warga untuk tidak dihidupkan lagi mesin disel PLTD Sungai kuning, hingga terjadinya pertemuan antara Pihak perwakilan Warga, Manager PLN Rayon Pasirpangaraian dan Bupati Rokan hulu dalam pertemuan nanti siang (Senin 29/5/17) di Kantor Bupati Rokan Hulu.
"Kami diperintahkan untuk mewakili bupati Rokan hulu untuk mediasi dengan warga yang menuntut, dan kami nanti akan melayangkan undangan kepada Manager PLN Rayon Pasirpangaraian untuk membahas masalah ini" terang Kabag Tapem M.Zaki.
Sekitar pukul 00:02 WIB senin 29/5/17 warga berangsur angsur meninggalkan tempat areal PLTD Sungai Kuning, anggota Polsek Rambah Samo tetap berjaga di area PLTD Dan memasang garis polisi.(Sur)
Share
Berita Terkait
Usai Geger Kasus Korupsi Pertamina Rp193 Triliun, Kini Giliran PLN diterpa Isu Korupsi Nilai-nya Rp1,2 Triliun
NASIONAL, - Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortast
Mahal-nya Tarif Listrik? Pengumuman Besaran Tarif Listrik Jelang Jokowi Lengser
NASIONAL, Jakarta - Pemerintah melalui Kementeria
PLN Sebut Orang Kaya Nikmatin Subsidi Listrik juga
BISNIS, NASIONAL, - PT PLN (Persero) mengungkapka
Demo Berdarah di Bangladesh Karena Pemberian kuota pegawai negeri
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified






