• Home
  • Hukrim
  • Dunia Pendidikan, Kasus Bullying Pelajar SD di Bukit Tinggi
Selasa, 14 Oktober 2014 07:17:00

Dunia Pendidikan, Kasus Bullying Pelajar SD di Bukit Tinggi

anak-sd-berbaris-ilustrasi
Kekerasan terhadap siswi Sekolah Dasar Trisula Pewari, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, terekam dalam video yang diunggah ke situs berbagi video, YouTube. Saat itu siswa kelas V A sedang mengikuti proses belajar mengajar dengan mata pelajaran Pendidikan Agama, 18 September 2014, sekitar pukul 09.00 WIB.
 
Kepala Sekolah Dasar Perwari Bukittinggi Evawani Sofia mengaku saat kejadian guru mata pelajaran agama itu ada di musala yang menjadi lokasi kejadian. Saat itu guru tersebut membawa siswanya ke musala untuk belajar karena lokasi kelas V A ini digunakan Kelompok Kegiatan Guru (KKG).
 
"Tadi malam baru terbongkar bahwa ada guru di lokasi saat kejadian," ujarnya di depan ruangan majelis guru SD Perwari, Bukittinggi, Senin, 13 Oktober 2014. 
 
Awalnya, kata Evawani, guru pendidikan agama berinisial "D" ini mengaku tidak mengetahui kejadian. Setelah dilacak, baru diketahui dia ada di lokasi kejadian. "Ada saksi juga dari seorang murid," ujarnya.
 
Evawani menyesalkan sikap Guru "D" tersebut. Sebab, dia tidak bertanggung jawab dan tidak bisa mengontrol siswanya. "Enggak kayak begini mendidik. Harusnya dia mengetahui itu," ujarnya.
 
Saat itu guru tersebut sedang dikerumuni siswi perempuan. Di lain pihak, beberapa orang siswa sedang menganiaya seorang siswi berinisia DNA, 12 tahun, di sudut musala. "Kami minta dia dipecat. Harus dikeluarkan dari sekolah ini," ujarnya.
 
Guru "D" ini sudah mengajar di SD Perwari sejak setahun lalu. Kata Evawani, dia merupakan guru sertifikasi yang mengajar di SD Perwari untuk menambah jam mengajar.
 
Menurut Evawani, Guru D tercatat sebagai salah seorang guru pegawai negeri sipil di salah satu SMP di Kabupaten Agam. Dia biasanya mengajar di SD Perwari setiap hari Kamis.
 
Video itu diunggah ke situs berbagi video, YouTube. Dalam rekaman berdurasi 1 menit 52 detik itu tampak sekitar empat siswa dan satu siswi memukuli dan menendang seorang siswi berjilbab putih berkali-kali. Peristiwa tersebut terjadi di musala sekolah.
 
Pantauan Tempo, musala berukuran 7x 7 meter itu terletak di sudut sekolah, sekitar tiga meter dari ruangan majelis guru. Sekolah tersebut terletak di Jalan Sijolang Dt Basa Tangah Sawah, Bukittinggi, Sumatera Barat. Saat ini jumlah siswa sebanyak 315 orang. (moc/net)
Share
Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Vinhomes Green Paradise Launches Global Smart City Certification Project

    Vinhomes Green Paradise menghadirkan koleksi fasilitas kelas dunia yang luar biasa, menetapkan standar hidup baru untuk pengembangan perkotaan yang siap menghadapi masa depan. *

  • 7 bulan lalu

    Ada-ada Saja, Muncul Isu Menteri Pariwisata Minta Air Galon Untuk Mandi


    NASIONAL, - Tengah geger di sosial
  • 9 bulan lalu

    Hasil Piala AFF Wanita 2025: Timnas Putri Indonesia Akui Keunggulan Thailand di Laga Pembuka


    BOLLA, Haiphong, Vietnam - Tim Nasional (Timnas)
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified