• Home
  • Hukrim
  • Kejari Inhil Dalami Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Enok
Kamis, 04 Juni 2015 11:58:00

Kejari Inhil Dalami Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Enok

jembatan. ilustrasi
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN, INHIL, ROC, - Kejaksaan Negeri Tembilahan terus melakukan pendalam terhadap dugaan kasus tindak pidana korupsi pembangunan jembatan di Kecamatan Enok yang menelan uang negara mencapai 44 Miliyar.
 
Dari hasil penyidikan sementara, telah ditetapkan satu orang tersangka berinisial T.
Dimana Pengerjaan jembatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dimulai pada tahun 2011 dan tahun 2014 tersebut telah dihentikan. Sedangkan penyelidikan sudah dilakukan pihak Kejari sejak  April 2013.
 
“Untuk tersangka T, masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi,” sebut Kepala Kejari Tembilahan Lulus Muthofa, Rabu (04/05/2015).
 
Namun ia tidak menepis adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus ini. “Sumber anggaran kan dari APBD, ya bisa terjemahkan sendiri lah. Mana bisa cair jika tidak ada keterlibatan pihak lain,” Jelasnya.
 
Seperti diketahui, pelaksanaan  pengerjaan fisik jembatan enok tersebut bertujuan guna membuka isolasi  daerah dan memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengangkut dan memasarkan hasil bumi.
 
Dengan terjadinya penyalahgunaan anggaran oleh oknum tertentu ini, pengerjaan jembatan yang seyogyanya menjadi harapan masyarakat setempat kini dihentikan. Hal ini berdampak buruk, yang menghambat percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat. (inhilklik).
Share
Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    PSN Jembatan Pulau Bengkalis - Sungai Pakning, Tunggu Rekomendasi Teknis dari Kementerian PUPR


  • 2 tahun lalu

    Zarof Ricar Si Makelar Kasus, Gile Banget Orang Ini punya Aset Rp1 T Lebih


    Komentar
  • 1
    Kilas Global  6 hari lalu

    New PETRONAS Syntium Delivers Enhanced Engine Protection and Fuel Efficiency

  • 2
    Kilas Global  5 hari lalu

    General Fusion's Joint F-4 with Spring Valley Acquisition Corp. III in Connection with Proposed Business Combination Declared Effective by SEC

  • 3
    Kilas Global  2 hari lalu

    Art+AI Fuels Innovation & Entrepreneurship: 2026 Next Generation Philanthropy Leadership Program Opens Recruitment

  • 4
    Kilas Global  6 hari lalu

    The Summer Sports Spectacle Begins - LEPAS Invites You to Embrace Refined Living

  • 5
    Kilas Global  6 hari lalu

    Heilind Asia Pacific Highlights Automotive Manufacturing and Supply Chain Solutions in Bangkok with TE Connectivity, Molex and Heyco

  • 6
    Kilas Global  5 hari lalu

    From Trade Gateways To Community Lifelines: Batangas Port Is The World's First 'Ready Port' For Disaster Preparedness

  • 7
    Kilas Global  5 hari lalu

    ASKO partners with the FIFA World Cup 2026, honouring the dedication, time and dreams that define world-class performance

  • 8
    Kilas Global  6 hari lalu

    THE MATCH WE'VE ALL BEEN WAITING FOR: Heinz and Heineken finally make it official

  • 9
    Kilas Global  4 hari lalu

    Defiance Launches SPCQ: Daily 2X Short ETF for SpaceX

  • 10
    Kilas Global  5 hari lalu

    Mavenir First Major Network Software Vendor to Receive 5G Packet Core Network Function Certification Under Germany's BSI NESAS Scheme

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified