• Home
  • Hukrim
  • Mahasiswa di Pekabaru di Rampok Pria Berpistol di Tempat Kost nya
Jumat, 17 Juni 2016 13:20:00

Mahasiswa di Pekabaru di Rampok Pria Berpistol di Tempat Kost nya

 
PEKANBARU-Aksi perampokan bersenjata api terhadap mahasiswa di Pekanbaru lagi-lagi terulang untuk yang kesekian kalinya. Ulah penjahat jalanan itu dialami sendiri oleh Aditia Wilantara (19), warga Jalan Merpati Sakti, Perum Cendrawasih, Blok G 16, Kecamatan Tampan, Kamis (16/06/16) malam kemarin. 
 
Mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Bertuah tersebut bahkan harus gigit jari karena sejumlah harta benda miliknya dijarah oleh para pelaku. "Dari laporan korban yang kita terima, pelaku berjumlah 3 orang. Pelaku juga membawa senjata api laras pendek," sebut Kapolsek Tampan, AKP Rezi Darmawan, Jum'at (17/06/16).
 
Calon Kompol ini menjelaskan, peristiwa pencurian disertai kekerasan tersebut menimpa korban sewaktu yang bersangkutan hanya berada di rumah seorang diri. Dimana malam itu sekitar pukul 20.00 WIB, rumah korban didatangi oleh tiga tamu tak diundang. Seluruhnya berjenis kelamin laki-laki dan datang dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat. 
 
"Tanpa basa-basi para pelaku langsung masuk ke rumah korban sambil mengancam dan menodongkan senpi yang mereka bawa. Korban merasa takut dan tak berani melawan, apalagi korban hanya sendirian di rumah," gumamnya.
 
Mengetahui mangsanya tak berdaya, sambungnya, pelaku selanjutnya dengan leluasa mengambil sejumlah barang-barang berharga milik korban. Mulai dari dompet berisi uang tunai Rp450 ribu, dua unit laptop (Asus dan Toshiba), satu unit handphone Asus Imei serta satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja SS warna merah BM 2689 XZ. Begitu puas mendapatkan hasil curian yang dicari, ketiga pelaku ‎lalu melarikan diri dari TKP.
 
"Korban mengalami kerugian Rp30 juta. Pelaku masih kita cari dan penyelidikan juga masih kita lakukan," tutupnya. (rtc/roc)
Share
Berita Terkait
  • 9 jam lalu

    U.S. Department of Energy-Funded Study Supports General Fusion's Fuel Cycle Design

    Peer-reviewed research by General Fusion and Savannah River National Laboratory support
  •