Minggu, 08 Juni 2014 15:00:00
Menteri ESDM Minta Aparat Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan Penyelundupan BBM
riauone.com, - Direktorat Jenderal Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minyak mentah paling besar dalam sejarah di Indonesia, yang mencapai hampir 60.000 metrik ton. Kapal yang mengangkut minyak ilegal ini adalah kapal MT Jelita Bangsa yang disewa PT Pertamina (Persero) antar minyak mentah ke Kilang Balongan, Jawa Barat.
Menanggapi penangkapan tersebut Menteri ESDM Jero Wacik meminta aparat Bea Cukai makin meningkatkan pengawasannya khususnya terhadap upaya penyeludupan minyak mentah dan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang merugikan negara Jumat (06/06).
Terkait langkah antisipasi agar tidak terulang lagi aksi penyelundupan minyak terus menerus, cara yang bisa dilakukan hanya dengan makin memperketat pengawasan.
Informasi yang dirangkum riauonecom, di Dumai Riau juga marak terjadi di peraiaran yang berbatasan dengan negara jiran Malaysia itu, penyelundupan tak tebendung dan sudah menjadi rahasia umum. Pihak aparat lebih memilih bungkam ketika dimintai tanggapannya. (dtc/et/roc)
Share
Berita Terkait
Proof That Travels: ADI Foundation and SAGINT Partner to Bring Verified Origin to Every Lot of Critical Minerals Worldwide
Nordic American Tankers Ltd (NYSE: NAT) - The Hansson family now collectively own 12 million NAT shares
Tuesday October 6, 2026
Usai Geger Kenaikan BBM, Pertamina Jamin Pasokan Aman dan Sesuai Harga Resmi
Hiruk Pikuk Kabar Isu BBM Naik September 2026 ini menjadi Rp13.500, Benarkah?
JAKARTA - Media sosial belakangan ini
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










