Sabtu, 27 Mei 2017 07:47:00
OTT BPK dan Kemendes Terkait Status WTP
NUSANTARA, - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK terhadap dua orang auditor dan seorang staf dari Badan Pemeriksa Keuangan dan pihak lain dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi terkait dengan status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kementerian tersebut.
"Iya sekitar itu, tapi lebih jelasnya tunggu besok ya," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (26/5/2017)
Sekjen BPK Hendar Ristriawan sebelumnya kepada awak media mengatakan bahwa ada dua orang auditor dan seorang staf yang dibawa KPK pada pukul 17.08 WIB.
"Pukul 17.08 WIB, 2 orang auditor BPK dibawa KPK dan 1 staf dibawa ke KPK. Sampai jam ini saya masih menunggu. Penjelasan lebih detail, bisa ditunggu besok pada saat besok konferensi pers di KPK dan BPK akan mendampingi," kata Hendar Dua auditor yang diamankan KPK adalah Auditor Utama Keuangan Negara III Rochmadi Saptogiri dan Plt Kepala Auditorat di Auditorat Keuangan Negara III Ali Sadli KPK juga menyegel dua ruangan di BPK turut disegel.
Sedangkan di Kemendes, ruang Biro Keuangan juga disegel. Total ada 7 orang yang dibawa ke KPK dari dua lokasi tersebut.
KPK punya waktu 1 x 24 jam untuk memutuskan status 7 orang yang dibawa tersebut apakah ditetapkan sebagai tersangka atau hanya menjadi saksi. (ind/net).
Share
Berita Terkait
GTCFX Sukses Berpartisipasi di Forex Expo Dubai 2026
DUBAI, Uni Emirat Arab, Sept. 27, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- GTCFX berhasil merampungkan
YYForce Mengumumkan Hasil Keuangan Semester Pertama 2026, yang Menyoroti Pertumbuhan Pendapatan sebesar 26,8% menjadi US$32,7 Juta
Pendapatan dari Outsourcing Tenaga Kerja Naik 62,4% menjadi US$15,6 Juta; Pendapatan da
From Warehouses to Sidewalks: Seyond Scales LiDAR for the Next Generation of Robotics
SUNNYVALE, Calif., Sept. 25, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- As the global robotics community
MIHAS Awards 2026 Celebrates Excellence and Sets New Benchmark for Innovation, Sustainability and Digitalisation Across the Global Halal Ecosystem
Issuer: Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE)
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










