Jumat, 07 Februari 2014 08:38:00
Pemerintah Diminta Awasi Air Isi Ulang
riauone.com, Siak, Riau - Anggota DPRD Kabupaten Siak, Riau, menyatakan aparat Dinas Kesehatan (Dinkes) harus mengawasi kualitas air isi ulang yang belakangan dijual dalam galon dan diduga belum memenuhi standar. Hal ini banyak merugikan konsumen menengah kebawah, kualitas air isi ulang yang dijual harus mendapat pengawasan dari pemerintah.
"Sebelum jatuh korban sakit, maka upaya pencegahan dari petugas Dinkes adalah yang terbaik," kata anggota DPRD Kabupaten Siak Marudut Pakpahan, Kamis kemarin.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu mengatakan belakangan ini tumbuh subur bisnis air isi ulang dalam galon yang langsung dapat diminum di Siak.
Menurut dia, bahwa dengan harga air sebesar Rp3.000 hingga Rp4.500 per galon, maka langsung dapat dikonsumsi.
Padahal air yang dijual tersebut belum tentu layak untuk diminum karena kebanyakan berasal dari sungai dan sumur bor setempat.
Dia mengharapkan agar warga sebelum mengkonsumsi air sebaiknya dimasak terlebih dahulu dengan suhu diatas 100 derajat celcius agar terjamin kuman mati.
Warga, katanya, jangan begitu saja percaya terhadap air isi ulang yang dijual, perlu kewaspadaan bahwa air yang sudah dimasak hingga mendidih adalah aman dikonsumsi.
Pengawasan oleh aparat berwenang soal air isi ulang adalah hal penting sebelum ada warga yang sakit atau mendapatkan bantuan medis.(ant/roc)
Share
Berita Terkait
Dayos Releases Athena: Agentic Replacement for Oracle and Workday AMS Contracts, Now Generally Available
Hero performs full end-to-end report development, Application configuration, and token
Mavenir Powers Launch of My ENet App, Unifying Mobile, Broadband and IPTV for Guyana's ENet Subscribers
My ENet App consolidates all subscriber services, eSIM provisioning and payments into o
Workvivo Meluncurkan Workvivo HQ, Kantor Pusat Digital Berbasis AI untuk Setiap Karyawan
Workvivo HQ menggabungkan komunikasi, pengetahuan, dan AI ke dalam satu platform yang d
Court victory paves the way for Curium's plans to provide targeted radioligand therapy to U.S. patients with GEP-NETs
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










