• Home
  • Hukrim
  • Pencatut Nama Jokowi untuk Minta Sumbangan ini Warga Afrika
Jumat, 21 Juli 2017 07:45:00

Pencatut Nama Jokowi untuk Minta Sumbangan ini Warga Afrika

JAKARTA -  Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya membekuk seorang warga Afrika bernama Kaba Soliman, yang diduga melakukan aksi pencatutan nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meminta sumbangan kepada sejumlah perusahaan swasta dan badan usaha milik negara (BUMN).
 
"Setelah dilakukan penyelidikan oleh Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya selama satu minggu akhirnya ditemukan warga Afrika sebagai tersangka," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol Argo Yuwono di Jakarta, Rabu (19/7/2017).
 
Argo menjelaskan, awalnya pimpinan PT Pembangunan Perumahan menerima surat ucapan terima kasih dan memohon dukungan pada Pemilihan Presiden 2019 yang mengatasnamakan Presiden Jokowi.
 
Surat tersebut mencantumkan logo Pancasila, tanda tangan Presiden Jokowi, nomor kontak dan alamat surat elektronik.
 
Selanjutnya, pimpinan PT Pembangunan Perumahan itu meminta temannya di Sekretariat Negara (Setneg) Istana Kepresidenan untuk mengecek legalitas surat tersebut.
 
"Ternyata, Setneg menyampaikan tidak pernah mengeluarkan surat itu sehingga membuat laporan polisi pada 11 Juli 2017," ujar Argo.
 
Argo melanjutkan, tersangka mengirimkan surat itu kepada 51 perusahaan swasta dan BUMN di Jakarta melalui paket kiriman JNE.
 
Tersangka juga menerima telepon, serta mengirimkan nomor rekening bank penampung dana bantuan dari perusahaan swasta dan BUMN.
 
Setelah menangkap Kaba, polisi meringkus warga negara Liberia, Daniel, dan istrinya bernama Ria Situmorang dengan peranan sama seperti Kaba.
 
Argo menyatakan penyidik akan menelusuri jumlah uang yang telah dikirim sejumlah perusahaan itu, termasuk membuka rekening penumpang tersangka. (trb).
 
Share
Berita Terkait
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified