• Home
  • Hukrim
  • Polair Dumai Limpahkan 8 Ton Bawang Ilegal ke Karantina
Senin, 04 Januari 2016 17:43:00

Polair Dumai Limpahkan 8 Ton Bawang Ilegal ke Karantina

tangkapan bawang di perairan dumai. (riauone).
RIAUONE.COM, DUMAI, ROC - Satpol Air Polres Dumai melimpahkan 8 ton bawang merah impor ilegal ke Balai Karantina Pertanian. Awalnya barang tersebut dilansir dari Gudang Satpol Air Polres Dumai dan diangkut dengan beberapa unit truk ke Gudang Balai Karantina Pertanian Dumai, Jalan Datuk Laksmana, Kota Dumai. 
 
Barang sitaan ini merupakan hasil dua kali tegahan Tim Patroli Satpol Air Polres Dumai. Setelah Pihak Satuan Polisi Perairan Kota Dumai melakukan pelengkapan berkas. Proses pelimpahan Bawang Merah tanpa dokumen ini dilakukan dua kali. Pertama dilakukan pada Sabtu (2/1/2016) kemarin. 
 
Sedangkan pelimpahan kedua dilakukan pada Senin (4/1/2016). "Kami sudah terima pelimpahan bawang merah tanpa dokumen tersebut. Masing-masing karung itu beratnya 9 kilogram," ujar Kepala Balai Karantina Pertanian Klas I Pekanbaru Wilayah Kerja Dumai, Surya Dharma. 
 
Sebagai data tambahan, sebelumnya aksi pelaku yang cukup cerdik memanfaatkan suasana malam jelang pergantian tahun agar terhindar dari petugas, ternyata kalah cepat dengan tindakan aparat yang telah memantau aksi pelaku, dengan kerjasama kapal patroli KP Hayabusa Baharkam Mabes Polri. 
 
Meski terlambat, sebab informasi menyebutkan pelaku penyeludupan bawang bakal bongkar muatan di lokasi lain, akhirnya aksi pelaku tertangkap, ketika kapal sedang bongkar muatan di pelabuhan Alai, Kelurahan Selinsing, Kecamatan Medang Kampai, Kamis (31/12/2015) malam. 
 
Dimana, saat itu muatan bawang dari KM Jais Ku GT 07 sedang dibongkar muat oleh beberapa orang buruh. Tetapi nakhoda dan Anak Buah Kapal (ABK) tidak berhasil ditangkap, sebab sudah lebih dulu kabur. 
 
Kapolres Dumai, AKBP Suwoyo, SH, SIK, Msi, melalui Kasatpolair Polres Dumai, AKP Yudi Franata SH, SIK, yang langsung memimpin penangkapan, menyebutkan bahwa berdasarkan informasi pihaknya lalu turun ke lokasi guna penyelidikan. 
 
"Kita sudah dapat informasi bakal ada penyeludupan bawang ilegal. Dengan kerjasama pihak KP Haya Busa Baharkam Mabes Polri, keberadaan kapal pengangkut bawang berhasil kita ketahui dan diamankan,” ujar Yudi Franata. 
 
Dijelaskan Yudi, dalam pengungkapan kasus penyeludupan bawang merah ilegal kali ini pihaknya tidak menemukan tersangka. Namun untuk saat ini kepolisian sudah mengambil langkah tegas untuk melakukan penahanan jika ada pelakunya yang berhasil ditangkap. 
 
"Selama ini para pelaku dan kapal tidak pernah ditangkap dan diproses hukum. Maka untuk memberikan efek jera kepada pelaku lainnya, tersangka dan kapal akan kita tangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. (rtc/roc).
Share
Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    Boleh dicoba, Makan Bawang Putih yang Direndam Madu, Ternyata Manfaatnya Bukan Isapan Jempol Saja, Terbukti!


  • 5 tahun lalu

    Jubir Jokowi Malah dibully, Coba Klarifikasi Ucapan Jokowi Soal Bipang, Fadjroel Malah Dibully Netizen

    NASIONAL, - Juru bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi) Fadjroel Rachman mengklarifikasi ucapan Presiden Joko Widodo terkait kuliner Bipang Ambawang atau babi panggang khas Kalima

  • 5 tahun lalu

    Lagi Ramai, Video Jokowi Promosikan Babi Panggang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

    NASIONAL, - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi angkat bicara terkait video yang sempat viral tentang pernyataan Presiden Joko Widodo yang mempromosikan kuliner Bipang Ambawang k

  • 6 tahun lalu

    Malah tak diduga, Khasiat Ajaib Sampo Bawang untuk Rambut Rontok, dan Cara Membuatnya

    KESEHATAN, - Masalah rambut rontok atau yang dikenal dengan sebutan alopesia terkadang sulit untuk diatasi. Banyak orang kehilangan kepercayaan diri karena kebotakan, dan merasa

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified