Selasa, 10 Mei 2016 22:19:00
Polda Riau Periksa 3 Oknum Pegawai Dispenda Riau
Dugaan Korupsi Pajak
PEKANBARU, RIAU, - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau terus mendalami dugaan korupsi pengemplang pajak di Dinas Pendapatan Provinsi Riau. Tiga oknum di dinas tersebut dipanggil untuk dimintai keterangannya sebagai saksi.
"Ada tiga saksi, mereka merupakan oknum di Dispenda Riau," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Selasa (10/5/2016), tanpa menyebut identitas saksi tersebut.
Selain dari Dispenda, penyidik juga menjadwalkan memeriksa sejumlah wajib pajak pada tahun 2014. Tahun itu, ada sekitar 400 wajib pajak yang pajak mobilnya diselewengkan oleh oknum di Dispenda Riau.
Dalam kasus ini, penyidik tengah mengusut siapa saja oknum di Dispenda Riau yang menikmati pengemplangan pajak tersebut. Dari 400 pajak yang digelapkan, diduga terjadi kerugian negara hingga ratusan juta rupiah.
"Dengan pemeriksaan dan pengumpulan bukti, akan diketahui siapa saja yang menikmati uang yang seharusnya masuk ke kas negara," sebut Guntur.
Dalam kasus ini, penyidik tengah mencocokkan registrasi mobil pada tahun tersebut di Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, data di Dispenda dan keuangan yang masuk ke Jasa Raharja.
Hasil pengumpulan data sementara, terdapat ketidakcocokan jumlah pajak yang masuk ke Dispenda dan yang disetorkan ke Jasa Raharja, terutama dana kecelakaan.
"Ada kerugian yang dialami Jasa Raharja karena ada selisih jumlah yang diterima Dispenda," kata Guntur.
Menurut Guntur, adanya pengemplangan pajak ini diduga menggunakan beberapa biro jasa. Sejauh ini, baru satu biro jasa yang dimintai keterangannya oleh penyidik, dan selanjutnya akan dipanggil biro jasa lainnya.
Kasus ini terungkap dari tidak sinkronnya Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) dengan nominal pajak yang tertera di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Diduga ada manipulasi dalam dua surat tersebut sehingga terjadi kerugian negara.
Kasus ini sendiri sudah naik ke penyidikan, artinya penyidik sudah menemukan terjadinya tindak pidana yang menyebabkan kerugian negara. Hanya saja, penyidik masih mencari orang yang paling bertanggungjawab dalam kasus ini. (frc/net).
Share
Berita Terkait
Dit Intelkam Polda Riau Bantu Keluarga Penyandang Disabilitas
Pekanbaru, RiauOne.Com - Masih dalam memperingati Hari Disabilitas Internasional 2022, Direktorat Intelkam Polda Riau melalui Kasubdit Ekonomi AKBP STP Manulang S.H. mengunjungi
Team Gabungan Gakkum Polhut Provinsi Riau, TNI Dan Polri Amankan 1 Unit Excavator Di Desa Lubuk Bendahara
Rokan Hulu, RiauOne.Com - Tidak mengindahkan pamplet Himbauan yang telah dipasang oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Suligi Dan Batu Gajah, yang d
Polsek Kabun Polres Rohul Berhasil Ungkap Sindikat Pelaku Curanmor
Rokan Hulu, RiauOne.Com - Personil Polsek kabun, Polres Rokan hulu berhasil meringkus kawanan pelaku tindak pidana pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) pada hari Senin (18/4/
Kapolda Riau Irjen Pol M. Iqbal Mengapresiasi Inovasi Percepatan Vaksinasi Covid-19
PEKANBARU - RiauOne.Com - Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal mengapresiasi inovasi percepatan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Riau. Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Ane
Komentar






