• Home
  • Hukrim
  • Polres Meranti Amankan 4 Pelaku illegal Logging Besarta 17 Ton Kayu Olahan
Senin, 05 Juni 2017 07:04:00

Polres Meranti Amankan 4 Pelaku illegal Logging Besarta 17 Ton Kayu Olahan

SELATPANJANG, - Polres Kepulauan Meranti berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 unit kapal bermuatan kayu seberat 17 ton, dan empat orang diduga pelaku illegal logging pada 26 Mei lalu.
 
Kapolres Kepulauan Meranti melalui Waka Polres Kompol Dr Wawan Setiawan kepada riaumandiri.co saat dijumpai di ruang kerjanya, membenarkan adanya penangkapan kayu yang terjadi di Perairan Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebingtinggi Timur.
 
''Penangkapan itu terjadi di Perairan Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti. Keberhasilan penangkapan terhadap 2 unit kapal yang masing-masing membawa kayu olahan dari Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur  dengan tujuan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri," ujar Wawan Sabtu (3/6/2017).
 
Dijelaskan Kompol Wawan, adapun kronologis penangkapan kayu sebarat 17 ton itu bersama empat pelaku, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa adanya aktivitas memuat kayu olahan (gergajian) di Sungai Tohor.
 
''Atas kerja sama dengan masyarakat, selanjutnya Tim Unit II Sat Reskrim menindaklanjuti dengan melakukan patroli tepatnya di Perairan Desa Tanjung Sari. Anggota berhasil menemukan 2 unit kapal yang mengangkut kayu olahan dengan tujuan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri," bebernya.
 
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan anggota di antaranya, 1 unit kapal motor tanpa nama dengan mesin Mitsubishi 4D30 bermuatan kurang lebih 13 ton kayu olahan/gergajian bersama 1 unit kapal motor tanpa nama dengan mesin dongfeng 24 bermuatan kurang lebih 4 ton kayu olahan/gergajian.
 
''Kita mengamankan diduga Pelaku empat orang bersama dan menitipkan barang bukti Kayu olahan ke PT Golden Bintangur. Dan kita melakukan permintaan pengukuran kayu kepada BPHP Wilayah III Pekanbaru dan meminta harga PSDH, DR dan Limit Lelang kepada Dinas LHK Provinsi Riau," terangnya. (rmc/*).
 
Share
Berita Terkait
  • 21 jam lalu

    Profesor Mohamed Shamji Resmi Menjabat sebagai Presiden EAACI saat Kongres 2026 Ditutup di Istanbul

    Kepemimpinan baru dimulai ketika komunitas alergi global melangkah maju mewujudkan ambi
  • 21 jam lalu

    Dmitry Shubov Consulting Joins VCs and Founders at the Dubai Investors Dinner

    FREMONT, Calif., June 19, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Figuring out how to navigate global
  • 21 jam lalu

    54% of Aspiring Web3 Professionals Can't Land Their First Job: Bitget Report


  • 21 jam lalu

    Professor Mohamed Shamji Assumes Presidency of EAACI as Congress 2026 Concludes in Istanbul

    New leadership begins as the global allergy community advances the Vision Zero ambition
  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified