• Home
  • Hukrim
  • Ratusan Warga Muntai Bengkalis Bakar Kapal Nelayan di Bantan Air
Kamis, 29 Desember 2016 06:58:00

Ratusan Warga Muntai Bengkalis Bakar Kapal Nelayan di Bantan Air

ilustrasi nelayan.
MUNTAI, BENGKALIS – Diduga di picu tabrak lari oleh salah satu kapal nelayan jairng batu anak buah Edi Sulung, warga Desa Bantan Air, terhadap nelayan Rawai atas nama Jep, warga Desa Muntai, Kecamatan Bantan di Perairan Desa Muntai, Kabupaten Bengkalis.
 
Ratusan warga Desa Muntai membakar gudang dan empat unit kapal nelayan milik Edi Sulung yang berada di Sungai Hasan, Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan, Rabu (28/12/16) petang. 
 
Informasi yang berhasil dirangkum, kemarahan ratusan nelayan asal Desa Muntai tersebut memuncak tidak hanya menabrak, anak buah Edi Sulung nelayan Desa Muntai begitu saja terombang ambing di tengah laut dan berhasil selamat setelah berenang. 
 
Sebelum membakar gudang milik Edi Sulung, aksi ratusan warga juga sempat dihalangi aparat Polsek Bantan, namun amarah warga yang sudah membekali senjata tajam, tak terbendung. Dan akhirnya gudang beserta dua unit kapal milik Edi Sulung dibakar warga. 
 
"Informasi dari masyarakat, nelayan jaring batu Bantan Air menabrak nelayan rawai Muntai, itulah awal pemicu aksi pembakaran ini. Meskipun sempat mencoba mencegah, namun aparat kalah ramai dan warga ada yang membawa senjata tajam, anggota saya perintahkan mundur, ” ungkap Kapolsek Bantan AKP Yuherman. 
 
"Kriminalnya tetap diproses, namun untuk mencegah aksi balas dendam, malam ini akan dilakukan pertemuan antar kedua belah pihak dengan melibatkan Kades dan tokoh masyarakat,” imbuh Kapolsek. 
 
Sementara itu, massa juga sempat mendatangi kediaman Edi Sulung dan istrinya serta anaknya, melarikan diri ke Mapolsek Bantan untuk memperoleh pertolongan. (rtc/*).
Share
Berita Terkait
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified