• Home
  • Hukrim
  • Sadis, Mahasiswi Palestina Ditembak Mati Pasukan Israel di Yerusalem
Kamis, 17 Juni 2021 05:56:00

Sadis, Mahasiswi Palestina Ditembak Mati Pasukan Israel di Yerusalem

DUNIA, HUKRIM, - Pasukan Israel menembak mati seorang wanita Palestina, Mai Afanah yang diduga mencoba menabrakkan mobil di wilayah Yerusalem, menurut tentara Israel.

Menurut laporan Al Jazeera dari media Palestina, Mai Afanah merupakan mahasiswi doktoral berusia 29 tahun dari Abu Dis. 

Dia dilaporkan ditembak dan dibiarkan terluka di tempat kejadian pada Rabu (16/6/2021).

Militer Israel menyatakan Afanah berusaha menabrakkan mobilnya kepada kerumunan tentara asal negara Yahudi itu.

Lebih lanjut, militer juga mengklaim wanita tersebut keluar dari mobil dengan membawa pisau.

Insiden ini terjadi di Kota Hizma, timur laut Yerusalem.

Seorang tentara dilaporkan mengalami luka ringan.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan wanita ini meninggal karena mengalami luka-luka.

"Penghubung sipil Palestina memberi tahu kementerian kesehatan tentang kematian seorang wanita yang ditembak oleh (pasukan Israel) di Hizma," kata Kementerian dalam pernyataan.

Video yang viral menunjukkan mobil diduga milik Afanah yang tergeletak di pintu masuk kota.

Media Palestina melaporkan bahwa tidak ada ambulans yang tiba di tempat kejadian setelah dia ditembak.

Insiden penembakan ini terjadi di tengah meningkatkan ketegangan antara Israel dan Palestina.

Diketahui pawai pendudukan Yahudi untuk menandai pencaplokan Israel atas Yerusalem Timur pada 1967 membuat warga Palestina geram.

Israel juga melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza setelah balon pembakar dikirim ke Israel.

Tidak ada korban jiwa dari serangan udara itu.

Ketegangan terjadi di tengah gencatan senjata pasca eskalasi kekerasan Israel dan Hamas Palestina bulan lalu.

Diketahui sebanyak 256 warga Palestina termasuk 66 anak-anak meninggal dunia karena berbagai serangan dari Israel selama 11 hari.

Di sisi lain, serangan kelompok pejuang Hamas menewaskan 12 orang termasuk dua anak-anak di Israel.

Eskalasi berakhir dengan gencatan senjata yang ditengahi secara internasional pada 21 Mei.

Serangan Israel setelah PM Baru Dilantik

Menurut laporan Al Jazeera pada Selasa (15/6/2021), serangan Israel di Jalur Gaza terjadi dua hari setelah Perdana Menteri Naftali Bennett dilantik. 

Bennett pada Ahad (13/6/2021) resmi menggulingkan Benjamin Netanyahu yang sudah berkuasa selama 12 tahun.

Pemerintah baru pada Senin menyetujui pawai yang dilakukan nasionalis sayap kanan Israel dan kelompok pro-pemukim melalui Yerusalem Timur. (trb/net/*).

Share
Berita Terkait
  • 12 bulan lalu

    Israel Yahudi tak Bisa dipegang Janji-nya, Usai Umumkan Gencatan Senjata Israel Kembali Serang Al Aqsa

    YERUSALEM - Baru saja umumkan gencatan senjata Jumat pagi (21/5), polisi Israel kembali menyerang warga Palestina di Kompleks Masjid Al Aqsa.

    Sumber menyebut warga Palesti

  • 12 bulan lalu

    Biadab, Polisi Israel Serang Jemaah Tarawih di Masjid Al-Aqsa, 53 Orang Terluka

    DUNIA, Yerussalem - Polisi Israel dilaporkan menyerang jemaah Muslim pada Jumat 7 Mei 2021 malam di dalam Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem Timur yang diduduki.

    "Sekita

  • 2 tahun lalu

    Pria Muslim dan Yahudi ini Ibadah Bersama, ini Berita-nya

    DUNIA, - Sebuah foto perlambang keharmonisan beragama muncul di medsos di tengah wabah corona. Foto tersebut memperlihatkan seorang pria Muslim dan Yahudi berdoa bersama, dengan

  • 2 tahun lalu

    Meniup Terompet Tahun Baru, Apa Hukumnya dalam Islam? Menyerupai Yahudi?

    MUHASABAH, - Menyambut pergantian tahun, banyak masyarakat Indonesia menjadikannya ajang berpesta. Perayaan tahun baru tampaknya menjadi lumrah dengan sejumlah kegiatan yang mar

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2022 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified